Tautan-tautan Akses

Agen Dinas Intelijen Korea Selatan Ditemukan Tewas


Kolonel Kim Chang Jun dari angkatan bersenjata Korea Utara berdiri di belakang teropong yang diarahkan ke zone demilitarisasi (DMZ) yang memisahkan kedua Korea.

Kolonel Kim Chang Jun dari angkatan bersenjata Korea Utara berdiri di belakang teropong yang diarahkan ke zone demilitarisasi (DMZ) yang memisahkan kedua Korea.

Kepolisian Korea Selatan mengatakan, seorang mata-mata pemerintah negara itu ditemukan tewas dengan sebuah pesan yang tampaknya mengomentari pengakuan Dinas Intelijen Nasional (NIS) baru-baru ini mengenai program penyadapan informasi.

Kepolisian Korea Selatan mengatakan kepada kantor berita Associated Press, penyelidikan pendahuluan memperkirakan agen tersebut tewas akibat bunuh diri.

Kantor polisi kota Yongin menolak mengungkapkan identitas agen NIS itu atau rincian pesannya setelah ia ditemukan tewas di dalam mobilnya, Sabtu.

Selasa lalu, NIS mengatakan membeli program-program peretasan dari sebuah perusahaan Italia pada 2012. Menurut dinas ini program-program tersebut hanya digunakan untuk mengawasi agen-agen Korea Utara yang menjadi saingan mereka, dan untuk tujuan-tujuan riset.

Pengungkapan ini menjadi isu sensitif karena NIS memiliki sejarah menyadap secara ilegal pembicaraan-pembicaraan pribadi banyak warga Korea Selatan. Program-program yang dibeli NIS kabarnya bisa menyadap pembicaraan melalui ponsel dan komputer.

XS
SM
MD
LG