Tautan-tautan Akses

Afrika Selatan Bangun Pembangkit Listrik Tenaga Batubara


Afrika Selatan menangani masalah kekurangan listrik dengan membangun pembangkit listrik dengan bahan bakar batubara (foto: dok).

Afrika Selatan menangani masalah kekurangan listrik dengan membangun pembangkit listrik dengan bahan bakar batubara (foto: dok).

Presiden Jacob Zuma meresmikan proyek pembangkit listrik di Afrika Selatan yang akan menjadi pembangkit listrik tenaga batubara terbesar keempat di dunia.

Para pekerja proyek baru itu memberikan sambutan hangat. Berkumpul di depan pintu gerbang, ratusan pekerja menyambut Presiden Afrika Selatan Jacob Zuma sewaktu ia memasuki fasilitas pembangkit listrik tenaga batu bara itu.

Di Lephalale, wilayah berangin gurun, 350 kilometer sebelah utara Johannesburg, stasiun tenaga listrik besar itu sedang dibangun. Hari Jumat, Presiden Afrika Selatan itu datang untuk meresmikan unit pertama yang selesai dibangun. Dalam pidatonya, ia mengingatkan orang-orang yang hadir mengenai tujuan proyek raksasa itu.

“Stasiun tenaga listrik baru ini akan menyediakan kapasitas listrik yang dibutuhkan untuk mengembangkan perekonomian, menarik investasi, dan menciptakan lapangan kerja,” kata Presiden Zuma.

Pembangkit listerik Medupi merupakan bagian dari proyek bernilai 41 miliar dolar untuk membangun beberapa statsiun listrik di seluruh negara yang dijalankan oleh Eskom, perusahaan listerik Afrika Selatan.

Sejak konstruksi dimulai tahun 2005, 17.000 orang bekerja tiap hari di Medupi untuk membangun apa yang nampaknya merupakan bagian dari pemecahan masalah energi di Afrika Selatan.

Selagi ekonominya terus berkembang pesat, negara itu berupaya kuat memenuhi permintaan yang lebih besar dari yang tersedia. Afrika Selatan hampir mengalami melapetaka tahun 2008 ketika serangkaian masalah kekurangan listrik melanda negara itu. Menurut perhitungan, permintaan akan listrik akan berlipat ganda menjelang tahun 20130.

Afrika Selatan menangani masalah itu dengan terutama menggunakan batu bara untuk menghasilkan listrik. Afrika Selatan punya cadangan batu bara untuk puluhan tahun, menurut Brian Dames, pimpinan eksekutif Eskom.

Ia mengatakan, “Batu bara sangat penting bagi kami, dan telah menjadi landasan dengan mana Afrika Selatan membangun perekonomian terbesar di benua ini. Batu bara akan kami gunakan untuk melangkah ke depan. Kami harus mencari jalan untuk melakukannya dengan metode yang lebih ramah lingkungan, dan pembangunan yang sedang dilakukan ini merupakan langkah pertama ke arah itu.”

Proyek itu juga tidak luput dari kontroversi, karena akan menggunakan bahan bakar energi fosil. Untuk mendanai stasiun-stasiun tenaga listrik baru ini, pemerintah berencana menaikkan tariff listerik 25 persen setiap tahun antara tahun 2010 sampai 2013.

Unit pertama pembangkit tenaga listrik Medupi yang diresmikan oleh Presiden Jacob Zuma akan menyediakan listerik mulai akhir tahun 2013. Proyek listrik itu dijadwalkan akan selesai seluruhnya tahun 2017.
XS
SM
MD
LG