Tautan-tautan Akses

Afghanistan Tayangkan Pengadilan Pembunuhan Seorang Perempuan oleh Massa


Aksi protes pembunuhan Farkhunda di Kabul (Foto: dok). Pemerintah Afghanistan menayangkan sidang pertama pembunuhan massa melalui televisi, Sabtu (2/5).

Aksi protes pembunuhan Farkhunda di Kabul (Foto: dok). Pemerintah Afghanistan menayangkan sidang pertama pembunuhan massa melalui televisi, Sabtu (2/5).

Jaksa menuduh perempuan itu dipukuli sampai mati dalam serangan amukan massa atas tuduhan palsu bahwa perempuan itu telah membakar salinan Al-Quran.

Sidang pertama tersangka dalam pembunuhan massa atas seorang perempuan Afghanistan telah dimulai di ibukota Kabul.

Sidang yang disiarkan langsung melalui televisi, dibuka hari Sabtu (2/5) dan menuntut 49 tersangka, termasuk beberapa petugas polisi, yang terlibat dalam pembunuhan Farkhunda, perempuan berusia 27 tahun, tanggal 19 Maret.

Jaksa menuduh perempuan itu dipukuli sampai mati dalam serangan amukan massa atas tuduhan palsu bahwa perempuan itu telah membakar salinan Al-Quran.

Pembunuhan itu mengejutkan banyak warga Afghanistan, meskipun beberapa tokoh masyarakat dan agama mengatakan pembunuhan itu dapat dibenarkan jika perempuan itu benar-benar merusak salinan kitab suci umat Islam.

Insiden itu memicu gerakan masyarakat madani untuk membatasi wewenang para ulama, memperkuat supremasi hukum dan meningkatkan hak-hak perempuan.

XS
SM
MD
LG