Tautan-tautan Akses

Afghanistan: Pakistan Punya Pengaruh Besar atas Taliban


PM Pakistan Nawaz Sharif (tengah, kanan) menyambut kedatangan Presiden Afhanistan Ashram Ghani (tengah, kiri) di pangkalan militer Nur Khan, Rawalpindi, Pakistan, 9 Desember 2015 (Foto: dok).

PM Pakistan Nawaz Sharif (tengah, kanan) menyambut kedatangan Presiden Afhanistan Ashram Ghani (tengah, kiri) di pangkalan militer Nur Khan, Rawalpindi, Pakistan, 9 Desember 2015 (Foto: dok).

Afghanistan telah lama menuduh para pimpinan intelijen militer Pakistan secara diam-diam mendukung Taliban dan jaringan militan Haqqani untuk menghadapi pengaruh yang meningkat saingan utamanya India di negara yang dilanda perang itu.

Pakistan mempunyai “pengaruh yang lebih besar” atas Taliban daripada “sebagaimana diduga semula” pemerintah Afghanistan, tetapi bertentangan dengan jaminan-jaminan terbukanya, Islamabad tidak pernah bermaksud mendatangkan pemberontak itu ke pembicaraan perdamaian dengan Kabul, demikian dituduh oleh para pejabat Afghanistan.

“Bahkan kebijakan lama Pakistan terhadap Afghanistan, yang katanya telah ditinggalkan sebenarnya belum ditinggalkan,” kata seorang staff teras Presiden Afghanistan Ashraf Ghani kepada VOA. Ia meminta agar namanya jangan disebut.

Afghanistan telah lama menuduh para pimpinan intelijen militer Pakistan secara diam-diam mendukung Taliban dan jaringan militan Haqqani untuk menghadapi pengaruh yang meningkat saingan utamanya India di negara yang dilanda perang itu.

“Kami tadinya mempunyai harapan yang lebih besar pada Jenderal Rasheel Sharif, tetapi sekarang yakin ia juga mengelabui Afghanistan dan tidak pernah bermaksud menepati janjinya,” kata staff Ghani tersebut kepada VOA, mengenai pimpinan angkatan bersenjata Pakistan yang kuat itu.

Jenderal Sharifftelah secara langsung memimpin usaha menghilangkakan rasa tidak-percaya dan meningkatkan hubungan dengan melakukan beberapa kunjungan ke Kabul sejak Ghani memegang jabatan presiden Afghanistan. Diplomasi itu menghasilkan pertemuan langsung pertama antara pejabat Taliban dan Afghanistan yang dijamu oleh Pakistan bulan Juli tahun lalu.

Hubungan bilateral telah jatuh ke titik terendah baru sejak pemboman bunuh diri Taliban bulan lalu di ibukota Afghanistan yang menewaskan hampir 70 orang dan ratusan lainnya luka-luka.

Kabul menuduh Haqqani yang berbasis di Pakistan merencanakan kekerasan itu dan menyerukan kepada Islamabad agar mengambil tindakan militer terhadap kelompok itu.

Akibatnya, Ghani dengan sangat marah mengumumkan ia tidak akan meminta lagi Pakistan mendatangkan buronan para pemimpin Taliban yang dilindungi di seberang perbatasan ke meja perundingan, walaupun ia tidak sama sekali menutup pintu bagi pembicaran dengan Taliban. [gp]

Tunjukkan komentar

XS
SM
MD
LG