Tautan-tautan Akses

AS

Afghanistan dan AS Hampir Capai Kesepakatan Soal Pasukan


Menteri Luar Negeri John Kerry (kiri) bertemu dengan Presiden Afghanistan Hamid Karzai di Kabul (11/10). (Reuters/Jacquelyn Martin)

Menteri Luar Negeri John Kerry (kiri) bertemu dengan Presiden Afghanistan Hamid Karzai di Kabul (11/10). (Reuters/Jacquelyn Martin)

Kedua pihak hampir mencapai kesepakatan namun masih menemukan perbedaan soal kekebalan hukum bagi pasukan Amerika.

Menteri Luar Negeri Amerika John Kerry dan Presiden Afghanistan Hamid Karzai mengatakan hampir mencapai kesepakatan tentang keamanan bilateral, tetapi masih ada perbedaan soal kekebalan hukum bagi pasukan Amerika.

Kedua pejabat menyampaikan komentar di Kabul Sabtu sore (12/10), setelah melanjutkan perundingan tentang kemungkinan kehadiran Amerika di Afghanistan setelah misi militer yang dipimpin NATO berakhir tahun depan.

Presiden Karzai mengatakan masalah jurisdiksi hukum negara mana yang akan digunakan jika terjadi kejahatan yang dilakukan tentara Amerika setelah 2014, harus diputuskan oleh parlemen Afghanistan dan majelis para tetua.

Kerry mengatakan Amerika bisa mengadili sendiri pelanggaran apapun yang dilakukan tentara Amerika. Amerika mendesak untuk menyelesaikan kesepakatan dengan Afghanistan selambat-lambatnya akhir bulan ini.

Perundingan antara Amerika dan Afghanistan telah berlangsung lebih dari satu tahun.

Namun kedua negara berulangkali menemui jalan buntu terkait isu kedaulatan Afghanistan, perkiraan peran yang akan dimainkan pasukan Amerika dan tuntutan Presiden Hamid Karzai agar Amerika menjamin tidak adanya intervensi asing di masa depan. Jika tidak tercapai kesepakatan maka pasukan Amerika akan meninggalkan Afghanistan selambat-lambatnya akhir 2014.

Dalam perkembangan lainnya pejabat-pejabat Amerika mengumumkan tertangkapnya komandan senior Taliban-Pakistan Latif Mehsud.

Berita tentang penangkapan ini beredar ketika Kerry bertemu dengan Presiden Karzai Jumat.

Juru bicara Departemen Luar Negeri Amerika mengatakan Latif Mehsud ditangkap di Afghanistan Timur. Juru bicara itu menambahkan kelompok Mehsud, Tehreek-e-Taliban Pakistan, mengaku bertanggungjawab atas beberapa serangan, termasuk upaya peledakan bom di Times Square New York pada 2010.
XS
SM
MD
LG