Tautan-tautan Akses

ADB: Perbaikan Akses Listrik Sangat Penting bagi Pembangunan di Burma


Kantor pusat Bank Pembangunan Asia (ADB) di Mandaluyong, Filipina (Foto: dok).

Kantor pusat Bank Pembangunan Asia (ADB) di Mandaluyong, Filipina (Foto: dok).

Bank Pembangunan Asia (ADB) mengatakan usaha-usaha mendesak dibutuhkan untuk memperbaiki akses ke listrik di Burma, dimana hanya seperempat dari populasi memiliki aliran listrik.

Bank yang berbasis di Manila itu mengatakan pembangunan ekonomi di seluruh daerah di negara itu akan sangat terhambat jika kekurangan listrik tidak diatasi.

Konsumsi listrik per kapita Burma adalah diantara yang paling rendah di Asia. ADB menaksir hanya satu diantara empat orang memiliki akses ke tenaga listrik. Di beberapa daerah pedesaan, angka tersebut serendah 16 persen.

Dalam penilaian awalnya mengenai sektor energi Burma, ADB mengatakan negara itu memiliki banyak kemungkinan untuk memperoleh tenaga listrik, termasuk eksplorasi minyak dan gas dan sumber-sumber yang dapat diperbaharui lainnya.

Tetapi ADB mengatakan kurangnya sumber daya keuangan telah menghambat kemampuan negara itu untuk melakukan reformasi energi yang dibutuhkan untuk membantu mengurangi kemiskinan. Burma sedang pulih dari puluhan tahun isolasi ekonomi dan politik dibawah bekas pemimpin militer yang otoriter.
XS
SM
MD
LG