Tautan-tautan Akses

ADB: Ekonomi Asia Melemah Karena Ekspor Menurun


Suasana di Pelabuhan Ningbo, Tiongkok. Turunnya permintaan ekspor dari Tiongkok menyebabkan perlambatan ekonomi Asia. (Foto: Dok)

Suasana di Pelabuhan Ningbo, Tiongkok. Turunnya permintaan ekspor dari Tiongkok menyebabkan perlambatan ekonomi Asia. (Foto: Dok)

Bank Pembangunan Asia mengatakan bahwa pertumbuhan ekonomi di sebagian besar wilayah Asia melambat karena penurunan permintaan ekspor.

Pembangunan ekonomi di sebagian besar negara Asia akan sedikit melambat tahun ini dan berikutnya, dibebani turunnya permintaan ekspor dari negara-negara industri utama dan Tiongkok, ujar Bank Pembangunan Asia pada Jumat (8/12).

Lembaga kredit yang berbasis di Manila tersebut mengatakan negara-negara Asia kecuali Jepang akan tumbuh 6 persen tahun ini dan 6,6 persen pada 2013. Kedua nilai tersebut lebih rendah 0,1 persen dibandingan antisipasi pada Oktober.

“Masalah utang dan krisis ekonomi di Eropa serta jurang fiskal di Amerika Serikat tetap menjadi ancaman yang sangat nyata untuk pertumbuhan Asia tahun depan,” ujar Kepala Ekonom ADB Changyong Rhee.

Pertumbuhan yang lebih lambat dari yang diperkirakan di India, Korea Selatan, Hong Kong dan Taiwan serta ekonomi terbesar Asia Tengah - Azerbaijan dan Kazakhstan – sedikit menutupi perkembangan yang pesat di negara lain seperti Filipina dan Malaysia.

Pertumbuhan secara umum di Asia Tenggara diperkirakan mencapai 5,3 persen pada 2012 dan 5,5 persen pada 2013. Lima besar ekonomi wilayah ini -- Indonesia, Singapore, Malaysia, Thailand, Filipina – akan terus tumbuh pada 5,9 persen tahun ini dan 5,8 persen pada 2013. (AP/Teresa Cerojano)
XS
SM
MD
LG