Tautan-tautan Akses

ILO Beri Batas Waktu Kepada Birma Soal Praktek Kerja Paksa - 2005-03-25


Organisasi Perburuhan Internasional ILO telah berseru kepada Birma agar memenuhi janjinya menumpas habis kerja paksa atau menghadapi risiko kena sanksi. Penasihat khusus ILO, Francis Maupin mengatakan kepada wartawan di Jenewa hari Kamis bahwa Birma telah diberi waktu sampai awal bulan Juni - saat ILO mengadakan sidang tahunan – untuk membuat kemajuan nyata atau menghadapi konsekwensi. Amerika dan Jepang sudah mengenakan sanksi terhadap Birma. ILO yang berkedudukan di Jenewa menjelaskan praktek kerja paksa itu umumnya dilakukan anggota militer Birma. Satu delegasi ILO bulan lalu meninggalkan Birma lebih cepat dari rencana karena tidak diizinkan bertemu dengang seorang pejabat tinggi untuk membicarakan soal kerja paksa itu. Kemudian Perdana Menteri Letnan Jenderal Soe Win mengirim surat kepada ILO menegaskan bahwa pemerintahnya bertekad untuk mengakhiri praktek kerja paksa itu.

XS
SM
MD
LG