Tautan-tautan Akses

Hakim Pengadilan Irak Mulai Menanyai Dua Orang  Pembantu Dekat Saddam Hussein - 2004-12-19


Hakim-hakim Irak telah mulai menanyai dua orang pembantu dekat Saddam Hussein sebagai persiapan untuk mengajukan mereka ke pengadilan kejahatan perang. Kata hakim ketua mahkamah khusus, kedua orang itu adalah saudara sepupu Saddam Hussein, Ali Hassan al-Majid, dan bekas menteri pertahanan, Jenderal Sultan Hashim Ahmad. Sidang pendahuluan itu diadakan untuk menilai bahan-bahan bukti guna menentukan apakah kedua orang itu akan diajukan kemuka pengadilan. Tuduhan resmi atas al-Majid dan Jenderal Ahmad belum diumumkan, tapi kemungkinan akan mencakup pembunuhan atas suku Kurdi dan Syiah serta serbuan tahun 1990 atas Kuwait.

Sementara itu, satu orang tewas dan beberapa lainnya luka-luka ketika pemberontak Irak menyerang tempat pendaftaran pemilih di kota Dujail, sebelah utara Baghdad. Serangan lain di kota Mosul menewaskan satu orang dan melukai enam lainnya, ketika sebuah bom meledak dan mengenai bis sekolah yang sedang lewat. Sebuah kelompok milisi Irak mengaku bertanggung-jawab atas pembunuhan dua orang kontraktor bangsa amerika tanggal delapan Desember lalu dekat kota Baghdad; dan kementerian LN Turki menjelaskan, lima orang petugas keamanan dan dua orang sopir bangsa Irak tewas dalam sebuah sergapan hari Jumat dekat kota Mosul.

XS
SM
MD
LG