Tautan-tautan Akses

Jumlah Korban Jiwa dari Peristiwa di Rusia Mencapai 338 Orang - 2004-09-05


Para sanak keluarga ratusan orang yang tewas di gedung sekolah Beslan di Rusia selatan mulai mengubur jenazah korban Ahad ini, sementara itu telah muncull informasi terinci mengenai konfrontasi tragis pekan lalu antara pasukan keamanan Rusia dan kaum militan bersenjata.

Jumlah korban jiwa dari peristiwa pendudukan di sekolah itu dan pertempuran di sana terus meningkat, sekarang tercatat 338 tewas, termasuk sedikitnya 155 anak-anak.

Lebih dari 400 korban luka ketika satuan keamanan Rusia menyerbu gedung sekolah itu Jumat baru lalu masih dirawat di rumah-sakit, dan separo lebih dari mereka anak-anak. Puluhan pasien dalam keadaaan kritis.

Nasib lebih dari 200 korban yang tidak diketahui identifikasinya belum ditemukan.

Presiden Rusia Vladimir Putin telah menyatakan Senin dan Selasa sebagai hari berkabung nasional di seluruh Rusia bagi para korban tragedi Beslan. Saptu kemarin Putin menyatakan kepada seluruh rakyat Rusia bahwa penyanderaan di sekolah tersebut merupakan bagian dari perang total yang dilancarkan teroris internasional terhadap Rusia.

Menurut penyelidikan, krisis penyanderaan berdarah di sekolah Rusia selatan Jumat baru lalu menunjukkan, kaum militan yang melancarkan serangan itu sudah melakukan perencanaan dan persiapaan dengan baik.

Seorang saksi di kota Beslam mengatakan, sesudah pendudukan di sekolah dimulai, kawanan bersenjata memaksa para sandera agar membongkar lantai aula olahhraga sekolah itu dan mengambil senjata dan perbekalan yang telah disembunyikan di sana. Seorang pejabat keamanan Ossetia Utara dikutip mengatakan, para penyerang mungkin telah menyelundupkan senjata dan bahan peledak ke dalam gedung sekolah itu ketika dilakukan renovasi tahun ini.

Pihak berwajib yang menyelidiki pendudukan sekolah Rusia itu berusaha menentukan apakah para penyandera mungkin telah mendapat bantuan dari kalangan lokal dalam melakukan serangan Rabu lalu.

XS
SM
MD
LG