Tautan-tautan Akses

Pasukan Keamanan Irak Menguasai Kota Suci Najaf dan Masjid Imam Ali - 2004-08-28


Pasukan keamanan Irak menguasai kota suci Najaf sesudah kaum milisi Shiah meninggalkan masjid Imam Ali, sebagai bagian dari persetujuan untuk mengakhiri pertempuran berminggu-minggu dengan pasukan AS dan pasukan Irak. Kaum milisi yang setia kepada ulama radikal Moqtada al-Sadr menyerahkan kunci-kunci masjid kepada ulama tertinggi Shiah Irak , Ayatollah Agung Ali al-Sistani, yang menjadi penengah tercapainya perjanjian tersebut, Jumat kemarin. Namun demikian, para saksi mengatakan, kebanyakan pejuang tidak mau menyerahkan senjata mereka, karena membangkang tidak mau menyetujui penyerahan senjata itu sebagai satu dari tiga persyaratan bagi dihentikannya serangan oleh pasukan AS terhadap kaum milisi di Najaf. Persetujuan perdamaian itu menyerukan agar polisi Irak mengambil alih urusan keamanan di Najaf, dan agar pasukan AS menarik diri. Pemerintah sementara Irak juga sepakat untuk memberi kompensasi kepada pihak korban pertempuran.

Sementara, kelompok bersenjata di Irak menembak mati Imam Abdul-Munim Younis, dosen di universitas di Mosul, kota penting di Irak utara. Pihak penguasa mengatakan, kawanan penyerang menutup sebuah jalan, dan melepaskan tembakan terhadap dosen itu di dalam mobilnya. Younis, dekan di Universitas Mosul, yang sedang berkendaraan mobil ke tempat kerjanya, Sabtu ini, merupakan tokoh ketiga senior di di universitas itu yang dibunuh tahun ini. Semua korban jiwa tersebut tampaknya memang menjadi sasaran maut kelompok penyerang tak dikenal. Kaum pemberontak di Irak selama ini melancarkan serangan terhadap golongan elit politik dan intelek di negara itu. Dalam pekan-pekan belakangan ini , serangan tadi dipandang sebagai usaha untuk menggoyahkan pemerintahan sementara Irak.

XS
SM
MD
LG