Tautan-tautan Akses

Harga-Harga Minyak Dunia Kembali Memuncak ke Harga Tertinggi - 2004-08-16


Harga-harga minyak dunia kembali memuncak ke harga tertinggi yang baru pagi ini, di tengah-tengah kecemasan yang berkelanjutan atas kemungkinan dihentikannya penyaluran minyak dari Iraq dan Venezuela. Penyaluran minyak untuk bulan September mencapai hampir $47 satu barel pada perdagangan Asia, sementara para investor menanti hasil referendum mengenai kekuasaan Presiden Hugo Chavez di Venezuela, negara ke-5 pengekspor terbesar minyak dunia. Ekspor minyak Venezuela dikurangi tahun lalu, sewaktu penantang politik Chavez melakukan pemogokan nasional yang menyerukan agar memaksanya turun dari jabatan. Kerusuhan yang berkelanjutan di Iraq juga terus menegangkan para investor yang cemas dengan suplai minyak yang sedikit. Akhir pekan lalu, para pejabat minyak di Iraq selatan mengumumkan ditutupnya pipa minyak utama karena alasan keamanan.

Menyusul laporan-laporan yang menunjukkan kemenangan bagi presiden Venezuela Hugo Chavez dalam referendum yang menuntut agar ia dipecat. Penyaluran minyak untuk bulan September turun menjadi 46 dolar sebarel setelah sebelumnya mencapai hampir $47 satu barel pada perdagangan Asia. Minyak Laut Utara yang diperdagangkan di London turun sekitar 50 sen dari harga Jum’at lalu yang mencapai sekitar 43 dolar 30 sen per barel. Para pedagang merasa cemas akan kemungkinan terhentinya penyaluran minyak dari Iraq dan Venezuela. Venezuela adalah negara ke-5 pengekspor terbesar minyak dunia, tetapi kspor minyak Venezuela dikurangi tahun lalu, sewaktu penantang politik Chavez melakukan pemogokan nasional yang menyerukan agar memaksanya turun dari jabatan. Kerusuhan yang berkelanjutan di Iraq juga terus menegangkan para investor yang cemas dengan suplai minyak yang sedikit.

XS
SM
MD
LG