Tautan-tautan Akses

PM Iyad Alawi Umumkan Pemberian Pengampunan Terbatas Untuk Mengakhiri Pemberontakan di Irak - 2004-08-07


Tentara marinir Amerika bentrok dengan pasukan milisi Shiah di Najaf untuk tiga hari berturut-turut – dalam pada itu, perdana menteri sementara Irak Iyad Alawi mengumumkan pengampunan terbatas yang dimaksudkan untuk mengakhiri pemberontakan di Irak. Iyad Alawi mengatakan dalam konferensi pers di Bagdad bahwa undang-undang yang baru itu diperuntukkan bagi orang-orang yang melakukan kejahatan kecil, bukan pembunuhan. Sementara itu di kota suci Najaf, ratusan pendukung ulama Shiah Moktada al-Sadr terus merondai jalan-jalan – tidak mengindahkan ultimatum gubernur Najaf agar meninggalkan kota itu pada malam hari.

Sementara, pemerintah interim Irak telah melarang siaran televisi al-Jazirah selama satu bulan karena televisi itu menayangkan berita-berita tentang sandera yang diancam akan dipenggal kepala mereka. Hal itu mendorong para pemberontak di Irak untuk melakukan lebih banyak lagi penculikan. Al Jazirah dan saluran-saluran televisi satelit Arab yang lain telah menayangkan video seperti itu. Sekelompok militan yang beroperasi di Irak menayangkan video tape hari ini menunjukkan gambar korban penculikan baru, sopir truk Turki dan menyatakan bahwa dia akan dipenggal kepalanya dalam waktu 48 jam jika majikannya tidak menghentikan bisnisnya di Irak.

XS
SM
MD
LG