Tautan-tautan Akses

Filipina Akan Menarik Semua Anggota Kontingen Militernya Dari Irak - 2004-07-17


Filipina mengatakan, semua anggota kontingen militernya yang kecil jumlahnya akan segera ditarik dari Irak, untuk menanggapai tuntutan para penculik yang menyandera seorang warga Filipina.

Jumat kemarin 11 warga Filipina meninggalkan Irak, dan menurut laporan dari kantor berita Prancis Sabtu ini di Manila mengatakan, mereka diharapkan akan sampai di rumah Senin yang akan datang.

Sebelumnya, dalam pekan ini, 8 tentara Filipina telah meninggalkan Irak. Sekarang kontingen Filipina di Irak tinggal 32 tentara, semuanya dengan tugas kemanusiaan.

Pemberontak Irak yang menahan seorang warga Filipina, sopir truk bahan bakar, 7 Juli lalu telah mengancam akan membunuhnya, tetapi kemudian menyatakan akan membebaskannya, kalau semua tentara Filfipina meninggalkan Irak selambat-lambatnya akhir bulan ini, beberapa pekan lebih awal dari rencana semula.

AS, Pemerintah sementara Irak dan Australia mengecam langkah Filipina, sebagai suatu langkah yang dikatakan oleh jurubicara di Washington "memberikan isyarat yang keliru kepada kaum teroris"

Survei oleh Associated Press menunjukkan, kebanyakan para anggota lain koalisi pimpinan AS di Irak, termasuk El Salvador, Italia, Polandia, Romania, Denmark, Hongaria, Republik Ceko dan Slovakia, tidak berencana akan menarik menarik tentara mereka dari Irak.

Nasib dua warga Bulgaria yang disandera sampai saat ini tidak diketahui. Kedua sandera itu menghadapi ancaman mati seperti yang dialami sopir truk Filipina. Para ahli AS berusaha untuk memastikan apakah sebuah mayat yang ditemukan di Sungai Tigris pekan ini adalah mayat salah seorang warga Bulgaria tersebut.

XS
SM
MD
LG