Tautan-tautan Akses

Moktada al-Sadr Ancam Akan Lancarkan Serangan Bom Bunuh Diri Terhadap Koalisi di Irak - 2004-04-24


Moktada al-Sadr, ulama islam syiah Irak, akan melancarkan serangkaian serangan bom bunuh diri terhadap pasukan koalisi pimpinan Amerika di Irak tengah dan selatan, kalau mereka melancarkan serangan atas kota-kota suci kelompok islam Syiah. Ini dikatakan oleh al-Sadr dalam acara sembahyang Jumat di kota kufa, tidak jauh dari najaf, dimana dia telah bersembunyi dari serangan pasukan koalisi. Kota Najaf telah dikepung oleh pasukan koalisi. Hari Jumat pagi, seorang tentara Bulgaria tewas dan sedikitnya lima orang sipil luka-luka dalam tembak menembak antara kelompok syiah dan pasukan koalisi di kota Karbala. Tapi di kota Fallujah yang terkepung itu, Jenderal Amerika Mark Kimmit mengatakan, kesabaran pasukan koalisi hampir habis. Katanya, pasukan pemberontak hanya punya waktu beberapa hari lagi untuk menyerah atau akan diserbu. Kementerian kesehatan Irak melaporkan bahwa pertempuran untuk merebut kota Fallujah bulan ini telah menewaskan 271 orang dan melukai 800 lainnya. Pasukan Amerika telah mengepung kota itu sejak tanggal lima April, ketika empat orang tentara bayaran Amerika tewas dibunuh.

Sementara itu, administratur sipil Amerika di Irak, Paul Bremer mengatakan ribuan guru dan dosen, dan bekas anggota tentara Irak akan kembali dipekerjakan. Keputusan ini diambil, kata Bremer, karena banyak dari orang-orang Irak itu hanya menjadi anggota partai Baath pimpinan Saddam Hussein, demi untuk mempertahankan karir mereka. Kata Paul Bremer lagi, usaha untuk membongkar jaringan partai Baath itu agaknya telah dijalankan secara tidak adil, dan karenanya harus diperbaiki. Tapi bekas-bekas pejabat tinggi partai Baath dan orang-orang yang dituduh sebagai penjahat, secara otomatis tidak akan diperbolehkan ikut dalam kegiatan pemerintahan Irak yang baru.

XS
SM
MD
LG