Tautan-tautan Akses

Menlu Powell Sesalkan Keputusan Spanyol Dan Honduras Tarik Pasukan Dari Irak - 2004-04-21


Menteri Luar Negeri Amerika Colin Powell mengatakan ia menyesalkan keputusan Spanyol dan Honduras untuk menarik mundur tentaranya dari Irak – tetapi menambahkan anggota-anggota koalisi yang lain menyatakan komitmen kuat untuk tetap di sana. Ketika berbicara hari Selasa di Washington, Menteri Powell mengatakan Spanyol dan Honduras adalah bangsa-bangsa yang berdaulat yang harus mengkaji keadaan sesuai dengan kepentingan politik mereka. Tetapi, Powell mengatakan Amerika berterima kasih kepada mereka atas apa yang telah mereka lakukan dan berharap akan bekerja-sama dengan mereka di tempat-tempat lain. Ia juga mengatakan Spanyol mengisyaratkan pihaknya akan bisa menyumbang ke tempat lain, seperti Afghanistan. Menteri Powell menyatakan hal itu setelah pertemuan dengan pejabat Uni Eropa Javier Solana. Sebelumnya, jurubicara Gedung Putih Scott McClellan mengatakan koalisi pimpinan Amerika tetap kuat. Hari Senin Spanyol mengatakan ke-1300 tentaranya sudah memulai proses penarikan mundur dan akan pulang selambat-lambatnya dalam enam pekan. Honduras juga mengatakan ke-370 tentaranya akan bertolak dalam dua bulan. Pasukan Honduras bertugas di Irak di bawah komando Spanyol. Mandat tentara Honduras itu sedianya akan berakhir bulan Juli.

Sementara, Gedung Putih mengatakan koalisi pimpinan Amerika di Irak tetap stabil biarpun dengan penarikan mundur yang direncanakan oleh tentara Spanyol dan Honduras. Spanyol, hari Senin mengatakan ke-1300 tentaranya sudah mulai meninggalkan negara itu, Setelah pengumuman itu, presiden Honduras Ricardo Maduro mengatakan kurang lebih 400 tentaranta akan ditarik mundur secepat mungkin. Tentara dari kedua negara membentuk bagaian dari divisi multi-nasional di Irak tengah-selatan. Di Baghdad hari Selasa, Jenderal Amerika Mark Kimmit mengatakan komitmen para anggota koalisi Amerika Latin lainnya masih belum pasti. Menteri Luar Negeri Amerika Colin Powelll hari Selasa mengatakan ia menyesalkan keputusan baru-baru ini oleh Spanyol dan Honduras meninggalkan Irak, tetapi anggota-anggota koalisi lainya telah memberi komitmen tegas kepada dia untuk tetapi berada di sana. Thailand juga mempertimbangkan menarikan mundur tentaranya. Perdana menteri Thailand mengatakan jika tentara Thailand diserang mereka akan dipanggil pulang. Sekiar 400 tentaranya-yang tidak turut bertempur itu dikerahkan untuk bekerja di berbagai proyek pembangunan-kembali Irak.

XS
SM
MD
LG