Tautan-tautan Akses

Staf VOA baru di ruang VOA: Bayu Tjahjono - 2004-03-30


Komputer mungkin sudah menjadi bagian hidup yang paling penting buat Bayu Setiaji Tjahjono, staff VOA yang baru saja bergabung akhir bulan February 2004. Pria kelahiran kota London, di negeri Inggris itu lebih tepatnya sangat mencintai tekhnologi. Rasa keingin tahuannya dengan perkembangan teknologi sangat besar dan karena itu jugalah ia terus mempelajari segalanya dalam bidang ini. Terutama yang berhubungan dengan komputer dan internet. Ketika bergabung dengan tim VOA, Bayu langsung membantu rekan VOA Ariono Arifin mengedit acara radio VOA DC tanpa banyak kesulitan. Dan sekarang Bayu sedang sibuk – sibuknya membantu tim website dengan rekannya Ridi Djajakusuma memperbaharui website VOA Indonesia. Dengan latar belakang komputer yang kuat hal ini tidak lagi asing baginya. Maka tidak aneh jika ditanya pendapat Ridi tentang Bayu, dia hanya menjawab “He’s a computer freak, enough said.”

Selain komputer, Bayu juga sangat menikmati travel. Oleh karena itu ketika ia harus berpindah – pindah tempat tinggal mengikuti tempat ayahnya bekerja, Bayu sangat menikmatinya. “It’s nice, bisa ketemu dan kenal orang – orang baru terus belajar culture baru.” Jakarta, London, Moskow, Bangkok, Stockholm dan Washington D.C adalah rumah bagi Bayu. Tapi dimana tempat tinggal favoritnya ? “Beda – beda sih semuanya, tapi untuk makanan, di Bangkok paling enak,” ujar pria pecinta makanan pedas ini.

Walaupun lahir dan tinggal di tempat yang selalu berbeda – beda, Bayu paling lama tinggal di Amerika dimana ia mendapatkan gelar S1 dan S2nya. University of Nebraska – Lincoln, tempat Bayu belajar bisnis administrasi khususnya MIS ( Management Information System) untuk S1nya. Ia memilih universitas itu karena kegemarannya dengan olah raga Football, dimana tim football Nebraska meraih gelar kejuaraan se - nasional pada saat itu. Tidak puas dengan gelar Bachelor of Sciencenya, Bayu kemudian meneruskan S2 di kota Washington D.C di University of Maryland dengan jurusan yang memang di cintainya, Information Technology.

Apa sih yang dilakukan pria ini di waktu senggangnya selain mengutak - atik mobil ? Yang pasti sih berhubungan dengan tekhnologi. “ Aku kalo lagi nggak ada kerjaan, pasti nge – update websiteku di www.Bayuonline.com. Cuman sekarang lagi sibuk sih, jadinya udah rada lama nggak di update. “ ujar Bayu. Tapi tidak hanya itu saja kegemarannya. Bayu juga sangat menikmati nonton konser musik, apalagi musik yang berirama keras. Sudah banyak sekali konser yang didatanginya selama di Amerika karena acara musik seperti itu memang sering di adakan di Amerika. Hobinya itu sangat membantu Bayu menjalankan pekerjaannya. Karena untuk VOA DC Bayu harus banyak tahu tentang musisi – musisi baru yang sekarang sedang naik daun. Oleh karena itu, rekan kerja Ariono Arifin merasa terbantu dengan kehadiran Bayu. “ He makes my job a lot easier. He’s also fast learner and has great music taste. He’s also low profile, well rounded and knowledgeable about cars. We have a lot in common,” tambah Ary.

Menurut Bayu sendiri bagaimana kesan bekerja di VOA? Walaupun baru sebulan bergabung dengan VOA, Bayu sudah dapat merasakan suasana kekeluargaan di ruang pemberitaan seksi Indonesia. “Co–workernya saling membantu satu sama lain,” ujarnya tersenyum.

Walaupun senang dengan keadaan sekarang, Bayu tetap berkeinginan terjun ke industri Informasi Tekhnologi. “Sekarang ini di VOA yang aku kerjakan yang berhubungan dengan IT cuma nge-update website. ” ujarnya ketika ditanya mengenai keinginannya itu. Tapi untuk saat ini Bayu tetap menikmati pekerjaannya dan terus menggali keuntungan dan pengalaman yang didapatkan dari VOA. Karena semua pengalaman itu berharga untuk masa depan, iya kan Bay?

Ditulis oleh Aliya Amitra

XS
SM
MD
LG