Tautan-tautan Akses

SEPEKAN PENAYANGAN LUAR BIASA TV AMERIKA <br> Leon Howell - 2003-11-18


Tayangan tiga kisah nyata melalui media televisi selama sepekan yang lalu merupakan peristiwa yang sangat menarik, luar biasa. Acara itu menampilkan tiga dokudrama film dokumenter televisi yang berdasar pada kehidupan nyata.

Orang-orang Asia sudah biasa melihat film dokumenter -- format yang disempurnakan oleh Shaw Brothers. Dokudrama yang mendapat pujian tinggi itu telah menampilkan berbagai macam kehidupan sangat menarik ratusan tokoh masyarakat, dari Presiden Kennedy dan Winston Churchill sampai Mahatma Gandhi dan Dalai Lama.

Pekan itu di Amerika, dengan alasan yang berbeda, ketiga dokudrama tersebut menjadi kepala berita. Hanya dua yang disiarkan. Yang ketiga ditarik kembali, karena dari segi politik berdampak negatif.

Jessica Lynch.

"Operasi Penyelamatan Prajurit Lynch" menyajikan kisah nyata tentara Amerika yang paling terkenal dalam perang Irak, Dialah Jessica Lynch, yang berambut pirang, berumur 19 tahun, prajurit satu Angkatan Darat Amerika Serikat di Irak.

Jessica bertugas sebagai anggota staf logistik, yang tidak pernah membayangkan akan terlibat dalam pertempuran. Namun, tidak diduga dia ditugaskan ke Irak dengan satuannya di sana. Pada pekan pertama ketika pecah perang Irak satuan itu disergap. Kendaraannya hancur, dia luka parah, dan empat penumpang lainnya tewas. Jessica tertangkap dan dibawa ke rumah-sakit militer, di mana para dokter Irak menyelamatkan jiwanya.

Pasukan khusus Amerika berhasil menemukan Jessica Lynch ketika dia sedang menjalani proses penyembuhan di rumah-sakit kedua. Film mereka mengenai operasi penyelamatannya disiarkan secara luas di Amerika, dan segera membuatnya terkenal.

Peristiwa itu menjadi pokok berita, karena rakyat Amerika memerlukan berita yang berakhir menggembirakan seperti kisah itu agar mereka tidak selalu berpikiran negatif mengenai Irak.

Elizabeth Smart

Film kedua, juga dua jam panjangnya, berjudul "The Elizabeth Smart Story," "Kisah Elizabeth Smart". Elizabeth Smart, gadis berambut pirang berumur 14 tahun itu, diculik dari rumah kediamannya di Negara-Bagian Utah, Amerika, pada waktu tengah malam tahun 2002. Elizabeth hilang, nasibnya tidak diketahui selama berbulan-bulan. Polisi melakukan usaha secara besar-besaran untuk mencarinya. Media berita meliput peristiwa itu secara besar-besaran pula. Seluruh Amerika asyik mengikuti perkembangan peristiwa itu.

Diduga kemungkinan besar dia telah dibunuh. Namun, polisi menemukannya masih hidup tidak jauh dari rumahnya. Dia disekap oleh seorang yang fanatik beragama dan abnormal dan istrinya.

Elizabeth Smart kembali ke keluarganya dan mulai berusaha mengatasi trauma yang dideritanya. Kisah ini, seperti kisah Jessica Lynch berupa kisah happy ending, yang berakhir menggembirakan. Peristiwa itu, juga merupakan kisah yang disukai penonton Amerika, karena rakyat sudah haus dengan "sesuatu" yang membuat mereka merasa gembira.

The Reagans

Film dokumenter yang ketiga berupa acara televisi bersambung 4 jam, berjudul "The Reagans" , atau "Keluarga Reagan". Kisahnya mengenai keluarga Ronald Reagan, dan istrinya, Nancy. Ronald Reagan menjadi Presiden Amerika Serikat dari tahun 1981 sampai 1989. Sepekan sebelum diudarakan, hanya beberapa produser dan para pejabat jaringan televisi yang menyaksikannya. Mereka berpendapat , bahwa film dokumentar itu dapat disiarkan.

Tetapi para pendukung Reagan tidak yakin. Mereka mulai mengungkapkan rasa khawatir bahwa film itu tidak selalu mencerminkan idola mereka. Mereka memprotes keras. Karena mendapat tekanan, jaringan televisi membatalkan rencana untuk mengudarakan acara itu, dan berjanji akan mengudarakannya lewat jaringan televisi kabel kecil. Kalangan penulis skenario mencelanya karena kurang imajinatif.

Jadi, mengapa orang Amerika berbuat demikian? Karena, liputan mengenai orang-orang terkenal menarik penonton dan pembaca -- dan meningkatkan periklanan. Majalah "Time" memasang gambar Jessica Lynch pada halaman depannya. Dua puluh dua halaman dalamnya menyuguhkan gambar-gambar yang memaparkan kisahnya. Gambar Jessica Lynch juga di muat pada halaman depan majalah "Parade", majalah nasional beredar bersama banyak surat kabar edisi hari Minggu.

Dan, puluhan majalah dan suratkabar memuat artikel-artikel mengenai cara penanganan program film tentang Keluarga Reagan. Dalam majalah-majalah dan surat-surat kabar itu biasanya dimuat foto dari dua aktor utama film itu. Nancy Reagan, diperankan oleh aktris Australia Judy Davis yang mencerminkan keluarga Reagan yang sebenarnya.

Dalam wawancara dengan sebuah jaringan televisi nasional , Jessica Lynch mengatakan, bahwa dirinya bukan "pahlawan", tetapi dia menganggap dirinya sebagai "korban yang selamat". Persepsi Jessica Lynch yang menganggap dirinya sebagai "korban yang selamat " itu tidak menghentikan banyak orang Amerika untuk tetap menganggapnya sebagai pahlawan mereka.

Mengenai ketiga film dokumenter itu, banyak orang Amerika yang lebih suka melihat orang-orang yang difilmkan itu sebagaimana yang mereka bayangkan. Mereka mengharapkan agar program-program itu berusaha menggambarkan tokoh-tokoh tersebut secara lebih realistis.

Diterjemahkan oleh Purwati Soeprapto

XS
SM
MD
LG