Tautan-tautan Akses

Afghanistan Siapkan Rancangan Konstitusi Baru - 2003-11-04


Pemerintahan sementara Afghanistan telah mengumumkan rancangan Konstitusi baru yang sudah lama ditunggu-tunggu, yang bertujuan mempersatukan kelompok-kelompok Islam dan sekuler setelah puluhan tahun terlibat konflik bersenjata. Rancangan menyebut Afghanistan sebagai republik Islam tetapi tetap menjamin kebebasan beragama bagi pemeluk agama lain. Juga menjamin kebebasan mengemukakan pendapat dan menandaskan bahwa tidak ada hukum yang boleh bertentangan dengan nilai-nilai Islam. Seterusnya rancangan itu menyebut bahwa Afghanistan dipimpin seorang presiden yang dipilih langsung dan didampingi seorang wakil presiden. Parlemen terdiri dari dua majelis tetapi tanpa perdana menteri. Dalam pada itu - para dutabesar Dewan Keamanan PBB berada di Afghanistan barat sebagai bagian dari kunjungan untuk mendorong faksi-faksi yang berseteru bekerjasama dengan pemerintah pusat di Kabul sebelum pemilihan umum tahun depan.

XS
SM
MD
LG