Tautan-tautan Akses

Rakyat Irak, AS, Inggris Sambut Gembira Berita Kematian Kedua Putra Saddam - 2003-07-23


Berbagai laporan media dari Irak mengatakan tembakan perayaan terdengar di seluruh Baghdad selagi kabar tersebar bahwa kedua putra Saddam, Uday dan Qusay, tewas dalam tembak-menembak dengan pasukan Amerika. Gedung Putih menyatakan pihaknya “gembira” mengetahui akan tindakan terhadap Uday dan Qusay Hussein. Pernyataan yang dirilis hari Selasa mengatakan kedua mereka tidak lagi bisa menimbulkan apa yang disebutnya “bayangan kebencian di Irak.” Inggris juga menyambut gembira berita itu. Menteri Luar Negeri Inggris Jack Straw mengatakan kedua mereka tidak lagi merupakan ancaman bagi rakyat Irak. Ahmad Chalabi tokoh terkenal yang dulu hidup di pengasingan menyebut kematian kedua orang itu “sangat penting” dengan mengatakan hal itu akan ikut mengurangi serangan terhadap pasukan koalisi.

Sebelumnya, seorang jenderal Amerika mengatakan pasukan Amerika telah memastikan bahwa kedua putera Saddam Hussein, Qusay dan Uday sudah tewas. Jenderal Ricardo Sanchez mengatakan Qusay dan Uday Hussein tewas hari Selasa sewaktu tembak-menembak sengit dengan tentara Amerika di kota Mosul, Irak utara. Ketika berbicara kepada para wartawan di Baghdad Selasa malam, Jenderal Sanchez mengatakan "sumber-sumber dalam jumlah banyak” telah mengidentifikasi kedua jenazah setelah tembak-menembak itu. Ia mengatakan bukti lebih banyak mengenai kematian itu akan dikemukakan pada jumpa pers hari Rabu. Jenderal Sanchez mengatakan tentara Amerika mendapati Qusay dan Uday di salah satu villa di Mosul berdasarkan “tip” dari apa yang disebutnya sumber-sumber intelijen “yang datang ” ke markas tentara. Kedua putera Saddam menduduki ranking nomor dua dan tiga dalam daftar orang Irak yang dicari oleh Amerika.

XS
SM
MD
LG