Tautan-tautan Akses

Mantan Kepala Dinas Rahasia Irak Ditangkap Tentara Amerika - 2003-04-26


Kata seorang pejabat Amerika, bekas kepala dinas rahasia Irak Faruk Hijazi telah ditangkap oleh tentara Amerika. Faruk dianggap sebagai tokoh penting, walaupun namanya tidak berada dalam daftar 55 pejabat Irak yang paling dicari-cari oleh pasukan Amerika. Kata Amerika, Hijazi mengadakan pertemuan dengan Osama bin Laden tahun 1998, dan dia adalah pejabat dinas mata-mata Irak dalam tahun ‘90-an ketika ada usaha untuk membunuh mantan Presiden Bush. Sementara itu, Menteri Pertahanan Amerika Donald Rumsfeld mengatakan, Amerika tidak akan mengizinkan dibentuknya pemerintahan Islam gaya Iran di Irak. Ini dikatakan setelah seorang ulama Islam sunni mendesak warga Irak supaya menolak kehadiran tentara Amerika di Irak. Kata Sheikh Moayyad al-Adami dalam khotbah hari Jumat di Baghdad, rakyat Irak harus menolak pemerintahan yang dikuasai Amerika di Irak, dan sebaliknya menciptakan suatu masyarakat muslim dimana warga sunni dan shiah bisa hidup berdampingan secara damai.

Sementara, Amerika telah menahan kira-kira selusin pasukan khusus Turki di sebuah pos pemeriksaan di Irak bagian utara. Kata Pentagon, tentara Turki yang bersenjata lengkap tapi berpakaian sipil itu ditangkap hari Selasa dekat kota Kirkuk, dan kemudian dikawal kembali ke perbatasan Turki. Majalah berita Amerika TIME mengutip seorang kolonel Amerika yang mengatakan bahwa tentara Turki itu sedianya akan menimbulkan krisis politik antara penduduk keturunan Turki dengan orang-orang suku Kurdi yang merupakan mayoritas penduduk Irak bagian utara. Katanya, kalau terjadi krisis, maka Turki akan menggunakannya sebagai dalih untuk mengirim pasukan dalam jumlah besar ke kawasan itu.

XS
SM
MD
LG