Tautan-tautan Akses

12 Lagi Tewas Akibat SARS, Hongkong Adakan Pembersihan Besar-Besaran - 2003-04-20


Hongkong mulai mengadakan pembersihan besar-besaran untuk melawan penyakit SARS yang mematikan itu, sambil para pejabat melaporkan 12 lagi orang tewas. Ribuan pekerja sukarela hari Sabtu mulai menyemprot rumah-rumah, toko, jalanan dan taman-taman dalam usaha untuk mencegah meluasnya epidemi SARS itu. Cina juga telah mengajukan permintaan bantuan untuk melawan virus SARS, yang sampai sekarang telah menewaskan 67 orang di negeri itu. Wen Jia-Bao, perdana menteri Cina hari Sabtu mengatakan tindakan tegas akan dikenakan kepada para pejabat yang tidak mengungkapkan adanya kasus penyakit SARS itu. Organisasi kesehatan sedunia menyalahkan Cina atas meluasnya epidemi SARS, karena menutup-nutupi kasusnya ketika baru mulai. Kata majalah berita TIME, puluhan pasien SARS telah dipindahkan dari rumah-rumah sakit di Beijing untuk mengelabui pejabat WHO yang datang untuk memeriksa. Di Singapura, jumlah kematian karena SARS naik menjadi 16 orang hari Sabtu, dan jumlah korban tewas di seluruh dunia mencapai 180 orang, sementara 3,500 orang lainnya di 27 negara terkena infeksi virus SARS dalam waktu lima bulan terakhir. Di Vietnam, para pejabat kesehatan sedang mempertimbangkan akan menutup perbatasan dengan Cina untuk mencegah meluasnya bencana SARS.

Sementara, Air India, perusahaan penerbangan India telah membatalkan penerbangannya ke Singapura karena khawatir akan meluasnya epidemi SARS. Kata Air India, penerbangan yang dihentikan itu bermula dari new Delhi dan hyderabad, dan juga penerbangan lain ke Singapura, yang dilanjutkan ke Malaysia dan Indonesia. Sementara itu, seorang laki-laki warga Inggris yang dicurigai terkena virus SARS telah terbang ke Hongkong, walaupun dia diminta terus berada di Jakarta untuk diamati. Kata para pejabat Indonesia, orang Inggris itu telah dikeluarkan dari rumah sakit minggu ini setelah dia agak sembuh.

XS
SM
MD
LG