Tautan-tautan Akses

Arab Saudi Menandaskan Sikap Anti-Perang Terhadap Irak - 2003-02-19


Seorang pejabat tinggi Arab Saudi mengatakan serangan Amerika secara sepihak akan dianggap sebagai “tindakan agresi.” Dalam wawancara melalui B-B-C yang disiarkan hari Selasa, Menteri Luar Negeri Saudi Pangeran Saud al-Faisal mengatakan tindakan militer semacam itu akan terlihat seperti agresi, bukan sebagai perang untuk menerapkan resolusi PBB. Ia mengatakan jika perubahan rejim di Baghdad tercapai dengan menghancurkan Irak, maka hal itu akan menyelesaikan satu masalah, tetapi menimbulkan beberapa masalah lain. Riyadh mengambil sikap keras anti-perang dalam krisis dewasa ini, mempertegang hubungan dengan Amerika yang memang sudah tertekan sejak serangan-serangan teroris tanggal 11 September 2001. 15 di antara ke-19 pembajak yang melakukan serangan itu adalah warga Saudi.

XS
SM
MD
LG