Tautan-tautan Akses

Ngapain Aja Lebaran - 2002-12-03


Berikut penyiar-penyiar VOA Siaran Indonesia berbagi cerita akan kebiasaan mereka bila Lebaran tiba. Ada yang sibuk memasak atau jalan-jalan, tapi yang pasti, silaturahmi tetap berlangsung.

Paginya sembahyang di mesjid atau di Kedutaan Besar Republik Indonesia, lalu berlanjut ke kediaman Dubes, biasanya di sana ada open house. Lalu berkeliling ke rumah kawan-kawan. Di rumah sendiri saya juga mengadakan open house, menyediakan lonton, cendol dan macam-macam. Makanan disiapkan oleh istri dan adik saya yang datang dari Pittsburgh. - Abdul Nur Adnan

Yang pertama gue lakuin pagi itu adalah menelepon orang tua dan mertua di Indonesia, untuk bermaaf-maafan karena nggak bisa sungkem langsung, paling nggak telepon. Kemudian gue dan keluarga pergi ke rumah Paman dan Uwa di Virginia, pokoknya hari itu semuanya acara maaf-maafan sambil makan ketupat. Di rumah sendiri menunya tetap seperti biasa, pancakes dan waffles…hehehe… - Asri

Bangun pagi-pagi, telpon keluarga di Indonesia, beres-beres, minum sebentar, lalu pakai pakaian yang terbaik sebelum berangkat ke Kedutaan untuk sembahyang Ied bersama masyarakat Muslim Indonesia lainnya. Itu biasanya dari jam 9 sampai 11 pagi. Setelah itu kita kumpul-kumpul, dan Pak Dubes biasanya mengajak makan di kediamannya di Tilden. Di sana silaturahmi, bertemu dengan teman-teman, yang biasanya lalu mengundang datang ke rumah mereka. dari sana kalau bisa jadi berlanjut ke rumah teman-teman yang lain. Jadinya itu hari untuk berkunjung, maaf-maafan dan makan! - Yuno Baswir

Biasanya nyokap datang dan memasak untuk sekeluarga. Tapi tahun ini kayaknya bakalan gue yang masak. Gudeg, opor, sambal goreng ati, gulai kambing, you name it, pasti ada. Biasanya kita ngadain potluck sama teman-teman dekat. - Ariono Arifin

Kalau Lebaran biasanya teman-teman datang ke rumah, atau kita juga biasanya pergi silaturahmi ke Tilden. Di rumah sendiri biasanya istri saya bikin ketupat dan ayam opor. - Irawan Nugroho

XS
SM
MD
LG