Tautan-tautan Akses

Hate Crimes - 2002-11-29


Organisasi Human Rights Watch mengatakan, para pejabat Amerika berusaha keras mencegah gelombang kejahatan karena kebencian sebagai akibat serangan teroris 11 September. Hasil kajian organisasi yang berkedudukan di New York menunjukkan bahwa para pejabat federal, negara bagian dan lokal umumnya bereaksi dengan cepat dan tepat namun seharusnya mereka lebih siap menangani kekerasan terhadap kaum Muslim di Amerika.

Laporan itu memuji langkah para pejabat yang mengutuk kejahatan karena kebencian terhadap kaum Muslim dan keturunan Arab setelah peristiwa 11 September. Human Rights Watch mengemukakan bahwa pemerintah federal mencatat 481 kejahatan anti Muslim selama tahun 2002, yang berarti naik 17 kali lipat jika dibandingkan dengan 28 kali kejahatan selama tahun 2000. Kejahatan itu mencakup penganiayaan, pembakaran harta benda, pengrusakan dan sekurang kurangnya tiga pembunuhan. Selain itu, sekitar dua ribu insiden pelecehan dilaporkan kepada organisasi organisasi Muslim dan Arab.

Di Amerika terdapat sekitar lima sampai delapan juta orang Muslim. Meskipun laporan tadi memuji para pejabat pemerintah yang menutuk serangan karena kebencian terhadap kaum Muslim, dan telah bertindak untuk menanggulanginya, penyusun laporan itu, Amardeep Singh mengatakan, pengalaman masa lalu seharusnya membuat mereka lebih siap menghadapi kemungkinan timbulnya masalah setelah peristiwa 11 September.

Human Rights Watch menyerukan ditingkatkannya persiapan untuk mengurangi kemungkinan peristiwa kekerasan pada masa depan.

Dalam laporannya, Human Rights Watch meninjau langkah langkah yang diambil para pejabat pemerintah untuk mencegah dan mengadili kasus kejahatan karena kebencian setelah peristiwa 11 September.

Laporan itu mengecam tindakan badan badan penegak hukum seusai peristiwa 11 September, yang dianggap menimbulkan rasa prasangka terhadap kaum Muslim dan keturunan Arab, bertentangan dengan pesan anti prasangka yang disampaikan Presiden Bush dan para pejabat lain.

Laporan itu mengusulkan dikeluarkannya pernyataan segera setelah terjadinya kejahatan, dan Amardeep Singh mengatakan, para pejabat pemerintah harus mengembangkan rencana yang efektif untuk menghentikan kekerasan sebelum kekerasan timbul.

Amardeep Singh mengatakan: Perlu dikembangkan pesan pesan sebelum terjadi kejahatan bermotif kebencian, yang isinya menyerukan toleransi, yang dapat disiarkan segera setelah terjadinya peristiwa atau kalau terjadi keadaan darurat, atau kalau Amerika akan berperang. Mengumpulkan data intelijen di wilayah yuridiksi di mana banyak penduduk Muslim atau keturunan Arab, sehingga polisi dapat dikerahkan ke sana dengan cepat.

Demikian Amardeep Singh yang menambahkan, masyarakat setempat juga dapat membantu. Salah satu yang dianjurkan adalah buddy program atau program sobat pada saat saat terjadi ketegangan hubungan, sehingga orang orang yang berwajah Arab atau berpenampilan Muslim ditemani oleh non Muslim, sehingga ia tidak perlu keluar rumah sendirian.

Human Right Watch mengatakan, pencegahan kekerasan anti Muslim dan anti Arab memerlukan komitmen toleransi nasional yang terus menerus, rasa hormat pada keragaman multi budaya, dan sikap bahwa di Amerika, seseorang tidak dapat dianggap bersalah hanya karena ada orang seiman atau seetnis yang melakukan kejahatan.

XS
SM
MD
LG