Tautan-tautan Akses

Pidato di PBB, Korsel Desak Korut Ijinkan Masuknya Inspektur Internasional - 2002-09-14


Korea Selatan sekali lagi mendesak Korea Utara agar mengijinkan masuknya inspektur internasional yang bertugas memeriksa apakah Korea Utara telah membekukan program nuklirnya. Dalam pidato di depan Majelis Umum PBB kemarin, Menlu Korea Selatan Choi Sung Hong mengatakan, inspeksi itu sangat penting untuk menghapuskan kehawatiran mengenai senjata pemusnah masal di Korea. Tahun 1994, Korea Utara sepakat membekukan program nuklirnya dan mengijinkan inspektur internasional memeriksa, berapa banyak bahan pembuat senjata nuklir yang telah diproduksi. Sebagai imbalannya, Amerika menjanjikan reaktor nuklir yang tidak menghasilkan bahan serupa. Namun pembangunan reaktor baru itu tertunda, dan Korea Utara menolak mengijinkan masuknya inspektur internasional.

Sementara, Korea Selatan dan Utara membahas rencana untuk membuka kembali jalur kereta api dan jalan raya antara kedua negara, yang putus akibat perang 50 tahun yang lalu. Pejabat militer kedua negara bertemu di desa perbatasan Panmunjom hari ini untuk membahas isu isu teknis mengenai pembangunan kembali jalan raya dan rel kereta api melintas perbatasan. Upacara peletakan batu pertama proyek itu dijadualkan hari Rabu. Sementara itu, ratusan orang warga Korea bertemu di Gunung Kumgang untuk hari kedua, dalam reuni emosional keluarga yang terpisah akibat perang.

XS
SM
MD
LG