Tautan-tautan Akses

Israel Minta Maaf Atas Pembakaran Kitab Injil - 2001-12-26


Para pejabat sekolah agama Yahudi di Israel minta maaf atas pembakaran sebuah kitab perjanjian baru agama Kristen. Sekolah Yahudi Orot, di kota Beit Shemesh dekat Jerusalem mengatakan, kitab perjanjian baru itu dibakar sebagai protes atas kegiatan para misionaris kristen, dan bukannya sebagai kecaman terhadap agama Kristen. Kata jurubicara sekolah, Jordana Klein, para misionaris kristen itu berusaha mengubah kepercayaan murid-murid yang beragama Yahudi. Tapi dimasa depan, katanya, buku-buku yang dianggap menghina akan dibuang dan tidak dibakar secara terang-terangan. Kementerian pendidikan Israel melarang pembakaran buku-buku, karena mengingatkan orang Yahudi akan kekejaman pemerintahan Jerman Nazi dalam tahun ’30 dan ‘40-an.

XS
SM
MD
LG