Tautan-tautan Akses

Malaysia Larang Peredaran Kaset Pidato Tokoh Oposisi, Anwar Berultah ke-54 di Penjara - 2001-08-13


Tokoh oposisi Malaysia Anwar Ibrahim memperingati hari ulang tahunnya yang ke 54 di penjara hari Ahad, sementara sejumlah polisi berdiri menjaga di luar untuk mencegah para pendukungnya berkumpul. Kurang lebih 200 pendukung berkumpul hampir 10 kilometer dari penjara, membawa spanduk-spanduk dan meneriakkan "reformasi" - semboyan Anwar sejak ia dipecat dari jabatan wakil perdana menteri dan dijebloskan ke dalam penjara pada tahun 1998.

Istri Anwar, Wan Azizah dan kelima anak mereka menjenguk Anwar selama 45 menit. Selama sebagian besar waktu menjenguk itu mereka berbicara melalui dinding kaca yang membatasi mereka, tetapi Anwar diperbolehkan duduk dengan keluarganya selama 15 menit. Wan Azizah mengecam polisi yang berjaga-jaga di luar penjara, mengatakan tindakan seperti itu berlebih-lebihan. Ia mengatakan kepada para pendukung suaminya, suaminya menginginkan mereka agar terus menekan PM Mahathir Mohamad. Mahathir memecat Anwar karena tuduhan korupsi dan perilaku seksual yang tidak semestinya. Anwar mengatakan tuduhan-tuduhan itu dibuat-buat untuk menjauhkan dirinya dari politik.

Sementara itu, dikabarkan pemerintah Malaysia telah melarang penjualan video-compact-disc yang berisi pidato-piato oleh kalangan politisi yang beroposisi. Deputi Menteri Dalam Negeri Chor Chee Heung mengatakan kepada penerbit suratkabar bahwa pihak berwajib akan menyita video serupa itu dan menahan penjualnya. Dikatakannya, video-video tadi berisi hinaan, kebohongan dan kecaman terhadap pemerintah dan para pemimpinnya. Diharapkan media berita Malaysia tidak bersikap memusuhi pemerintah di Malaysia, dengan tidak meliput rapat-rapat besar anti pemerintah. Kelompok-kelompok oposisi telah mendapat jalan dengan menjual rekaman-rekaman pidato-pidato untuk menyampaikan maksud-maksud mereka.

XS
SM
MD
LG