Tautan-tautan Akses

Rumah Gadai Di Amerika Seperti Apa? - 2001-07-13


Salah satu lembaga keuangan yang terdapat di banyak negara, kaya atau miskin, dan telah ada sejak ribuan tahun yang lalu, adalah rumah gadai. Kalau dulu rumah gadai punya reputasi kurang baik karena dianggap sebagai tukang tadah dan sering bekerja sama dengan pencuri, rumah gadai zaman sekarang malahan ada yang dibangun dekat kawasan perumahan orang kaya.

Salah satu rumah gadai seperti itu namanya Yuppie Pawn Shop yang terletak di kota Kirkland, di negara bagian Washington, tidak jauh dari markas besar perusahaan perangkat lunak raksasa Microsoft. Kata pemiliknya, Brian Lurie, tokonya menjual banyak komputer laptop, jam tangan Rolex, mobil mewah dan sepeda motor Harley Davidson.

Katanya, sebagian pelanggan yang datang untuk menggadaikan barang atau untuk membeli barang-barang yang tidak ditebus pemiliknya, tinggal di pemukiman orang kaya atau golongan atas.

Salah satu daya tarik rumah gadai paling besar adalah fakta bahwa pelanggannya bisa mendapatkan pinjaman uang tunai dengan cepat tanpa harus mengisi banyak formulir seperti kalau meminjam uang dari bank. Peminjam biasanya orang yang sedang kesempitan atau kekurangan uang tunai untuk membayar sesuatu dengan cepat.

Pawn shops atau rumah gadai pada umumnya memberikan pinjaman uang tunai sampai 50 persen dari nilai barang yang digadaikan, untuk masa tiga sampai empat bulan. Kalau barang tidak ditebus dalam jangka waktu itu, ditambah pembayaran bunga yang cukup tinggi, pemilik rumah gadai akan mengambil-alih barang tadi dan menjualnya dengan harga yang lebih tinggi dari nilai uang yang dipinjamkannya.

Tapi kalaupun disebut lebih tinggi, harga barang-barang yang dijual di rumah gadai biasanya masih lebih murah dari pada barang-barang sejenis yang bisa dibeli di toko biasa. Kata para pakar, sistem rumah gadai yang paling tua terdapat di Cina, 3,000 tahun yang lalu, dan juga di benua Eropa dan kawasan Laut Tengah pada zaman Romawi dulu.

Salah satu jaringan rumah gadai yang paling terkenal, di Eropa dulu adalah The House of Lombards, yang punya cabang di banyak negara Eropa. Salah seorang pelanggannya adalah Raja Edward ke-3 dari Inggris, yang memerintah pada abad ke 14. Bahkan ratu Isabella dari Spanyol dilaporkan telah menggadaikan sebagian perhiasannya untuk mengongkosi pelayaran Christopher Columbus, penemu benua Amerika. Simbol rumah gadai House of Lombards itu adalah tiga buah bola emas yang sampai sekarang banyak dipakai oleh rumah-rumah gadai.

Kata National Pawnbrokers Association, atau perkumpulan rumah gadai nasional, dalam tahun 1988 saja terdapat hampir 7,000 rumah gadai di Amerika, atau separuh dari jumlah bank komersial. Tapi sekarang jumlah itu telah naik menjadi sekitar 14,000 buah.

Kira-kira 70 sampai 80 persen dari barang yang digadaikan biasanya ditebus oleh pemiliknya, dan kata majalah ekonomi Forbes, sekitar 25 persen penduduk Amerika tidak punya rekening bank, dan karenanya sulit mendapatkan pinjaman dari bank.

Semua barang yang digadaikan dicatat dan dilaporkan kepada kantor polisi setempat, guna memperkecil kemungkinan bahwa barang itu hasil curian. Kata perkumpulan rumah gadai Amerika, industri rumah gadai adalah salah satu cabang bisnis yang paling ketat pengaturannya.

XS
SM
MD
LG