Tautan-tautan Akses

Presiden Filipina Dukung Sekutu Dalam Partai Yang Memerintah Sebagai Penggantinya


Di Manila, Presiden Gloria Arroyo mengundurkan diri dari posisi ketua partai yang memerintah di Filipina dan mendukung mantan menteri pertahanannya sebagai pengganti.

Nyonya Arroyo, yang menjabat sejak 2001, dijadwalkan akan mundur tahun depan. Berpidato di depan anggota partai koalisi (Lakas-Kampi) yang dipimpinnya, Arroyo hari Kamis mengatakan ia percaya bahwa mantan menteri pertahanan Gilberto Teodoro akan memenangkan pemilu presiden bulan Mei 2010.

Nyonya Arroyo, yang pemerintahannya dicemari tuduhan korupsi, tidak membeberkan rencananya. Ia diperkirakan akan mencalonkan diri menjadi anggota Kongres, setidaknya karena mereka yang memiliki jabatan politik di Filipina tidak bisa dituntut untuk pelanggaran-pelanggaran tertentu.


XS
SM
MD
LG