Tautan-tautan Akses

Taliban Ancam Para Pemilih Afghanistan Jelang Pemilu Presiden Tahap Ke-2


Pemberontak Taliban mengancam rakyat Afghanistan supaya jangan memberikan suara dalam pemilu presiden tahap kedua 7 November mendatang. Taliban menyatakan akan melakukan tindak kekerasan terhadap siapapun yang turut memilih.

Dalam pernyataan Sabtu, Taliban mengecam pemilu itu sebagai "proses Amerika" dan berjanji akan mengambil tindakan untuk menghentikannya. Kelompok itu menambahkan, kalau ada yang cedera dalam memberikan suara, itu adalah kesalahannya sendiri.

Masa kampanye dimulai Sabtu untuk pemilu tahap kedua itu antara Presiden yang sekarang Hamid Karzai dan penantangnya Abdullah Abdullah.

Kecurangan besar-besaran dalam pemilu presiden Agustus lalu membuat para pejabat mengadakan pemilu tahap kedua.

Utusan khusus PBB Kei Eide mengatakan kecurangan tidak akan dapat dihapuskan dalam waktu dua pekan, tetapi diusahakan agar kecurangan itu akan dikurangi.

Jumat kemarin, utusan khusus Amerika untuk Afghanistan, Richard Holbrooke menyatakan optimistis bahwa dalam pemilu bulan depan kecurangan akan berkurang .

Dia kemukakan, kondisi sekarang berbeda dari pemilu Agustus, karena hanya dua calon yang tercantum dalam surat suara dan lebih banyak tim internasional akan ditugaskan memonitor..


XS
SM
MD
LG