Tautan-tautan Akses

Rusia Buka Peluang Bagi Kemungkinan Sanksi Terhadap Iran


Presiden Rusia membiarkan kemungkinan terbuka bagi negara-negara besar memberlakukan sanksi baru terhadap Iran sehubungan program nuklirnya yang kontroversial itu. Berbicara di Moskow, Dmitri Medvedev mengatakan, sementara sanksi tidak sangat efektif, sanksi diperlukan dalam situasi tertentu.

Bulan depan, penengah Rusia akan bergabung dengan counterpartnya dari Amerika, Inggris, Perancis, Jerman dan Tiongkok untuk berunding dengan Iran tentang keamanan global dan isu ekonomi. Kemungkinan mereka akan bertemu di Turki.

Meskipun Iran mengatakan program nuklirnya tidak bisa diperdebatkan, namun pembicaraan akan difokuskan pada kontroversi itu.

Rusia dan Tiongkok biasanya lebih enggan dibandingkan Amerika dan negara-negara Eropa untuk menghukum Iran karena melakukan pengayaan uranium.

Namun, Departemen Luar Negeri Amerika mengatakan, bahwa ke lima anggota permanen DK PBB ditambah Jerman akan hadir sebagai satu front yang bersatu menentang ambisi nuklir Iran.


XS
SM
MD
LG