Tautan-tautan Akses

Kelompok Ekstrim Shiah Irak Setuju Haramkan Kekerasan


Sebuah kelompok Shiah ektrim di Irak yang diyakini telah membunuh 5 tentara Amerika dan menculik 5 priya Inggris telah setuju untuk mengharamkan kekerasan.

Seorang pejabat pemerintah Irak hari Senin mengatakan Asaib al-Haq atau Liga Orang Benar, bersedia untuk tidak melakukan kekerasan dan memasuki proses politik Irak. Pejabat tersebut mengatakan persetujuan itu dicapai dalam pertemuan dalam beberapa hari ini dengan Perdana Menteri Irak Nouri al-Maliki.

Para pemimpin kelompok itu telah ditahan dan dituduh mengatur serangan yang nekad dalam tahun 2007 terhadap kantor pemerintah daerah di Karbala yang menewaskan 5 orang Amerika.

Dalam berita lain, para pejabat Irak mengatakan ledakan bom dekat Fallujah dan di kota Mosul, Irak utara, menewaskan paling sedikit 4 orang hari Senin.

Di Irak utara, Perdana Menteri Maliki berkunjung ke kota Halabja, dimana ia bertekad untuk menghukum orang-orang yang mendalangi serangan gas racun tahun 1988 terhadap kaum sipil Kurdi. Maliki mengeluarkan janji itu dalam hari kedua kunjungannya yang bertujuan untuk meredakan ketegangan hubungan dengan para pejabat di daerah otonom Kurdi itu.


XS
SM
MD
LG