Tautan-tautan Akses

65 Menderita Flu Babi,  Belum Ada Yang Meninggal di AS


Jumlah penderita flu babi di seluruh Amerika Serikat telah meningkat ke paling sedikit 65 orang, sementara pemerintah di seluruh dunia meningkatkan langkah untuk memerangi wabah yang telah membunuh banyak orang di Meksiko itu.

Gedung Putih hari Selasa mengatakan Presiden Barack Obama telah meminta Kongres agar menyediakan 1,5 milyar dolar untuk melawan flu babi, sementara negara bagian Kalifornia, yang berbatasan dengan Meksiko, telah memberlakukan keadaan darurat untuk menghadapi wabah itu. Harian Los Angeles Times mengatakan para pejabat sedang menyelidiki dua kematian di negara bagian itu yang mungkin berhubungan dengan virus tersebut.

Walaupun Meksiko adalah pusat wabah itu, Menteri Keamanan Dalam-negeri Amerika Janet Napolitano mengatakan fokus Amerika bukan penutupan perbatasan atau melakukan pemeriksaan orang yang keluar dari Amerika. Dia mengatakan fokus pemerintah Amerika adalah pengurangan dampaknya, dan satuan tugas khusus sedang dibentuk untuk menanggulangi wabah itu.

Meksiko adalah satu-satunya negara yang telah melaporkan korban jiwa akibat flu babi, dan lebih 150 orang telah meninggal akibat flu babi. Tetapi, penderita manusia virus itu juga sudah dikukuhkan di Amerika Serikat, Inggris, Kanada, Costa Rica, Israel, Spanyol, dan Selandia Baru. Negara-negara lain, termasuk Australia, Perancis, Denmark, dan Korea Selatan, sedang menyelidiki kemungkinan penderita.

XS
SM
MD
LG