Tautan-tautan Akses

Gates: Kelompok Teror Pakistan Ancaman Terbesar bagi Afghanistan dan AS


Menteri Pertahanan Amerika Robert Gates mengatakan kelompok-kelompok teroris yang bersembunyi di kawasan kesukuan di Pakistan menjadi ancaman terbesar bagi kestabilan wilayah tetangga Afghanistan dan berbahaya untuk Amerika.

Dalam kesaksian dimuka Komisi Angkatan Bersenjata Senat hari Selasa, Gates mengatakan Amerika menghadapi musuh yang bertekad kuat untuk mengalahkan Amerika di bagian barat Pakistan kecuali tempat persembunyian mereka itu dihancurkan, keadaan tidak aman dan kekerasan akan terus berlanjut.

Menteri Pertahanan Gates juga berhati-hati dalam ekspansi militer Amerika yang menyerukan supaya cepat di Afghanistan, meskipun ada permintaan dari komandan tinggi Amerika dan NATO disana, Jendral David McKiernan untuk menambah paling kurang sekitar 10 ribu tentara.

Gates mengatakan penambahan pasukan bisa menjadi boomerang di negara yang punya sejarah penolakan kehadiran pasukan asing. Ia mengatakan Amerika sebaliknya harus mengusahakan perluasan tentara nasional Afghanistan secepat mungkin.

Sementara itu, militer Pakistan mengatakan tentaranya telah menewaskan sekitar 60 tersangka militan dalam pertempuran 2 hari di bagian barat laut negara itu. Para pejabat mengatakan 50 lebih pemberontak dan seorang tentara tewas dalam pertempuran diluar Peshawar (di kawasan Dara Adam Khel) hari Senin.

Dalam insiden terpisah pejabat keamanan mengatakan tentara Pakistan,hari Selasa menewaskan paling kurang 10 tersangka militan di kawasan Bajaur dekat perbatasan Afghanistan.

Para pejabat mengatakan pertempuran itu bagian dari serangan militer yang terus berlanjut terhadap tersangka militan yang punya hubungan dengan al Qaida di kawasan tersebut. Sejak operasi itu dimulai bulan lalu, militer Pakistan mengatakan tentaranya telah menewaskan lebih dari 700 orang pemberontak.

Hari ini, para saksi mengatakan polisi menembak dan menewaskan sekurang nya 5 orang pada demonstrasi di Mingora, kota utama di lembah Swat. Polisi mengatakan ribuan orang membakar beberapa bank selama demonstrasi menentang kematian warga sipil dalam serangan ofensif militer terhadap militan.

XS
SM
MD
LG