Tautan-tautan Akses

Bush: Pilpres Putaran Kedua di Zimbabwe Hanya Sandiwara


Pemilihan presiden putaran kedua yang akan diadakan di Zimbabwe hari Jumat adalah suatu sandiwara saja, kata presiden Amerika George Bush. Kata Presiden Bush, tidak ada pemilihan yang bisa disebut bebas apabila ada calon yang tidak bisa berkampanye karena rasa takut akan diintimidasi. Pernyataan Presiden Bush itu adalah tambahan kecaman dunia atas usaha presiden Zimbabwe untuk melaksanakan pemilihan putaran kedua hari Jumat kendati saingannya Morgan Tsvangirai telah menarik diri.

Menurut presiden Kenya Raila Odinga, kalau dunia tidak bertindak sekarang, Zimbabwe bisa menghadapi bencana seperti yang terjadi dalam genosida tahun 1994 di Rwanda.

Kementerian LN Inggris mengumumkan bahwa Ratu Elizabeth telah mencabut gelar ksatria kehormatan yang pernah diberikan kepada Mugabe, sebagai pertanda kemarahan Inggris atas pelanggaran hak asasi yang dilakukan oleh Mugabe.

Inggris, yang dulu adalah pemerintah kolonial di Zimbabwe, juga memperingatkan warganya supaya jangan bepergian ke negara itu, dan perdana menteri Inggris Gordon Brown mengatakan pemerintahnya sedang menyiapkan sanksi-sanksi baru atas pejabat pemerintahan Mugabe.

Sementara, Pemimpin oposisi Zimbabwe Morgan Tsvangirai minta supaya negara-negara Afrika membantu pembentukan sebuah tim sementara untuk menyelesaikan kemelut politik di negeri itu.

Tsvangirai, yang berbicara di Harare hari ini menyerukan pada Uni Afrika dan masyarakat pengembangan Afrika selatan atau SADC, yang didukung PBB, untuk mengawasi masa transisi itu. Tsvangirai menjelaskan rencana empat pasal guna menyelesaikan krisis di Zimbabwe, termasuk pembebasan 2,000 orang tahanan politik, dan pengambilan sumpah jabatan atas para anggota DPR hasil pemilihan umum tanggal 29 Maret lalu, yang dimenangkan oleh partai gerakan pembaharuan demokrasi pimpinan Tsvangirai.

Para pemimpin SADC yang mengadakan pertemuan darurat hari ini mendesak supaya pemilihan presiden tambahan yang dijadwalkan akan diadakan hari Jumat, ditunda.

Tapi presiden Zimbabwe Robert Mugabe tidak mau menunda pemilihan itu, kendati saingannya Morgan Tsvangirai telah mengundurkan diri sebagai calon presiden. Tapi kata pejabat pemilihan presiden, keputusan Tsvangirai untuk mundur sudah terlambat, dan karenanya pemilihan akan jalan terus dengan calon tunggal.

XS
SM
MD
LG