Tautan-tautan Akses

Tsvaringai Tarik Diri Dari Pemilihan Ulang di Zimbabwe


Pemimpin oposisi Morgan Tsvangirai menarik diri dari pemilihan ulang minggu ini melawan Presiden Robert Mugabe, katanya kekerasan terhadap partainya membuat sebuah pemilihan yang adil tidak mungkin diselenggarakan.

Berbicara kepada para reporter di Harare hari ini, Tsvangirai mengatakan partainya tidak bisa meminta para pendukungnnya untuk memilih, pada saat, mengutip kata-katanya, pemberian suara itu akan mengancam nyawa mereka.

Ia mengatakan Gerakan Bagi Perubahan Demokratik atau MDC memutuskan untuk tidak ambil bagian dalam apa yang disebutnya pemilihan yang diwarnai kekerasan, dan banyak hal-hal ilegal. Ia juga mengatakan tindakan selanjutnya pada Rabu mendatang. MDC mengatakan lebih dari 70 pendukungnya telah dibunuh dalam kekerasan yang didukung pemerintah dan partai yang berkuasa sejak putaran pertama pemilihan Maret lalu.

Mugabe menampik tuduhan itu, dan ia juga mengatakan ia tidak mau undur diri dan kalau sampai Tsvangirai menang, hal ini akan mengarah pada perang saudara. Menteri Kehakiman Zimbabwe Patrick Chinamasa mengatakan Tsvangirai mengundurkan diri karena ia menghadapi kekalahan yang telak. Pejabat juga mengatakan pemilihan ulang Jumat mendatang tetap akan berjalan sebagaimana rencana semula.

Sementara itu, Gedung Putih menuntut agar pemerintah Zimbabwe segera menghentikan kekerasan terkait pemilihan, menyusul penarikan diri dari kandidat oposisi, Morgan Tsvangirai, dari partisipasi dalam pemilihan minggu ini.

Jurubicara Gedung Putih mengeluarkan pernyataan, katanya pemerintah Zimbabwe memanfaatkan preman untuk melakukan intimidasi terhadap lawan-lawan politiknya. Jurubicara itu mengatakan semua pihak harus diperbolehkan mengambil bagian dalam pemilihan yang legal, dan tidak boleh dihadapkan pada apa yang disebutnya tindakan diluar hukum oleh pemerintah, milisi yang dipersenjatai dan mereka yang menamakan dirinya veteran perang.

XS
SM
MD
LG