Tautan-tautan Akses

AS Meminta Iran Menyelidi Tuntas Kematian Mahasiswa Iran di Penjara


Amerika Serikat meminta kepada Iran agar melakukan penyelidikan tuntas mengenai kematian dalam penjara seorang mahasiswa Iran keturunan Kurdi.

Dalam pernyataan hari Rabu, jurubicara Departemen Luar Negeri Amerika Sean McCormack mengatakan Amerika Serikat sangat prihatin atas meninggalnya Ebrahim Lotfallahi. McCormack menambahkan bahwa latar-belakang kematiannya mencurigakan. McCormack menuduh pihak berwenang Iran menunjukkan kepada warganya ketakutan, penyiksaan, dan penangkapan sewenang-wenang. Ia juga mendesak Teheran agar membebaskan semua orang yang sedang ditahan tanpa pengadilan yang adil.

Lotfallahi ditahan oleh Kementerian Intelijens Iran tanggal 6 Januari. Pihak berwenang Iran mengatakan mahasiwa tersebut melakukan bunuh diri dalam tahanan. Human Rights Watch mengatakan keluarga Lotfallahi mengunjunginya tidak lama setelah ia ditahan, dan mereka mengatakan ia tampaknya sehat dan bersemangat.

XS
SM
MD
LG