Tautan-tautan Akses

Tim Penyelidik Inggris akan Bantu Penyelidikan Pembunuhan Bhutto


Tim penyelidik Scotland yard dari Inggris akan membantu penyelidikan tentang pembunuhan tokoh oposisi, bekas PM benazir Bhutto. Ini dikatakan oleh Presiden Pervez Musharraf dalam pidato radio dan televisi. Katanya, ia ingin membentuk sebuah komisi penyelidikan untuk menghilangkan semua keraguan tentang pembunuhan nyonya Bhutto, yang kata Musharraf dilakukan oleh teroris.

Pervez Musharraf juga mendukung keputusan komisi pemilihan umum Pakistan yang menunda pemilihan sampai tanggal 18 Februari. Ia berjanji bahwa pemilihan itu akan berlangsung adil, jujur dan aman. Katanya tentara dan kelompok paramiliter akan dikerahkan untuk menjaga keamanan.

Suami nyonya Bhutto, Asif Ali Zardari, yang berbicara hanya beberapa menit setelah pidato Musharraf itu, terus menuntut supaya penyelidikan diadakan oleh PBB. Ia juga mengecam penundaan pemilihan umum itu, tapi mengatakan partainya akan tetap ikut dalam pemilu.

Kelompok oposisi lainnya, pimpinan bekas PM nawas sharif juga mengatakan akan ikut dalam pemilu itu. kedua partai itu tadinya menuntut supaya pemilihan umum tetap diadakan tanggal delapan Januari mendatang.

Sementara itu, pejabat pemerintah Pakistan telah mengumumkan foto-foto tersangka pelaku pembunuhan nyonya Bhutto. Foto-foto itu dimuat dalam surat kabar terbesar Pakistan yang berbahasa Urdu. Satu foto menunjukkan kepala yang terputus dan ditemukan setelah serangan bom bunuh diri Kamis lalu, ketika nyonya Bhutto sedang meninggalkan tempat rapat umum di Rawalpindi.

Foto lainnya, diambil dari cuplikan rekaman video yang disiarkan stasiun televisi lokal. Foto itu menunjukkan dua orang laki-laki yang berdiri ditengah kerumunan orang banyak dekat mobil nyonya Bhutto. Satu orang tampak menggunakan kaca mata hitam, kemeja putih dan jas hitam, dan orang yang kedua berdiri dibelakangnya, dan berselubung selendang putih.

Pemerintah menawarkan hadiah 164,000 dollar bagi barangsiapa yang bisa memberikan informasi tentang kedua orang itu.

Pemerintah Pakistan mengatakan, nyonya Bhutto tewas karena kepalanya terantuk jendela yang terdapat pada atap mobil dan bukan karena ditembak ataupun kena pecahan bom bunuh diri.

XS
SM
MD
LG