Tautan-tautan Akses

Ban Ki-moon Berencana akan Kembali Ke Konferensi Internasional di Bali


Sekjen PBB Ban Ki-moon berencana akan kembali ke konferensi internasional di Bali mengenai perubahan iklim, yang masih macet untuk mencapai kesepakatan baru mengenai pemanasan global.

Ban, saat melawat ke Timor Leste hari Jumat ini mengatakan kepada para wartawan bahwa konferensi Bali tidak boleh gagal. Ia mengatakan akan kembali ke konferensi hari Sabtu, kecuali jika sebelum itu telah tercapai persetujuan. Selama hampir dua pekan, para delegasi dalam konferensi tadi berdebat mengenai cara mengurangi emisi gas rumah kaca yang berbahaya.

Negara-negara Eropa telah menyerukan agar negara-negara kaya mengurangi emisi gas rumah kaca sekitar 25 persen hingga 40 persen sebelum tahun 2020, namun pemerintah Amerika Serikat menentang keras rencana itu. Presiden Bush mengatakan tidaklah adil mengharuskan negara-negara industri mengurangi emisi seperti itu tanpa menuntut pengurangan serupa oleh negara-negara yang perekonomiannya sedang tumbuh pesat seperti Cina dan India.

Tuan rumah Indonesia telah menawarkan usul kompromi yang menetapkan batas waktu negara-negara kaya dapat mengurangi emisi gas rumah kaca sampai tahun 2050. Utusan utama PBB ke konferensi itu, Yvo de Boer mengatakan perundingan tegang sedang berlangsung untuk mencapai kesepakatan.

Dalam sidang Kamis, mantan wakil presiden Amerika Al Gore mengatakan ACT GORE – MY OWN COUNTRY

Kata Gore, AS adalah pihak yang paling bertanggungjawab dalam menghalami kemajuan dalam pembicaraan.

XS
SM
MD
LG