Tautan-tautan Akses

Al-Qaida Nyatakan Bertanggung-Jawab Atas Bom Mematikan di Aljazair


Sayap Al Qaida di Afrika Utara menyatakan bertanggung jawab atas dua ledakan bom mematikan hari Selasa di dua kantor PBB dan satu gedung lagi di ibukota Aljier.

Organisasi teroris itu mengatakan pihak melancarkan kedua pemboman dalam pernyataan yang dipasang di situs internetnya.

Menteri Dalam Negeri Aljazair Noureddine Yazid Zerhouni mengatakan 22 orang tewas dalam ledakan itu. Pihak rumah sakit mengatakan 60 orang tewas.

Diantara yang tewas dan luka-luka adalah siswa yang berada di bis sekolah dekat gedung pengadilan konstitusi ketika ledakan itu terjadi.

PBB mengatakan setidaknya empat anggota stafnya diperkirakan tewas dalam ledakan itu, yang menghancurkan kantor-kantor Program Pembangunan PBB dan Komisaris Tinggi PBB Urusan Pengungsi, UNHCR.

Seorang pejabat UNHCR di Jenewa mengatakan setidaknya 12 anggota staf PBB belum ditemukan. Sekretaris Jenderal PBB Ban Ki-Moon mengutuk keras serangan itu.

Presiden Prancis Nicolas Sarkozy dan pemimpin-pemimpin Eropa lainnya mengutuk kedua pemboman itu. Gedung Putih juga menutuk kedua serangan, dengan meneybutnya sebuah kasua “kekerasan yang tak berperikemanusiaan.:

Militan Aljazair terkait al-Qaida telah elancarkan seranagan serangan di negara itu tahun ini, termasuk pemboman bunuh diri yang menewaskan 33 orang di Aljier bulan April.

XS
SM
MD
LG