Tautan-tautan Akses

Hakim di Moskow Putuskan Hukuman Lima Hari bagi Garry Kasparov


Seorang hakim di Moskow mengatakan pemuka oposisi dan bekas juara catur dunia Garry Kasparov mesti menjalani hukuman lima hari penjara karena memimpin protes terhadap Presiden Vladimir Putin.

Kasparov ditangkap dan dijatuhi hukuman hari Sabtu sebab mengatur aksi protes tanpa izin dan beberapa jam kemudian melawan sewaktu hendak ditangkap di pusat kota Moskow.

Lalu hari Senin ia mengajukan banding namun gagal kurang dari sepekan sebelum ia maju sebagai calon dalam pemilihan Parlemen.

Sesama pemuka oposisi dan kemungkinan calon presiden Boris Nemtsov ditangkap sewaktu terjadi aksi protes serupa hari Minggu di St Petersburg. Tetapi beberapa jam kemudian dibebaskan lagi.

Amerika dan Uni Eropa mengeritik penangkapan itu serta cara-cara agresif polisi dalam menumpas aksi protes di kedua kota. Jerman mengatakan hukuman penjara atas Kasparov membikin tidak mungkin baginya ikut dalam tahap kampanye yang menentukan.

Dalam perkembangan lainnya, Presiden Vladimir Putin telah menuduh Amerika yang mengahasut tim pemantau Organisasi Keamanan dan Kerjasama Eropa, OSCE, agar membatalkan rencana memantau pemilihan parlemen Rusia tanggal 2 Desember. OSCE mengatakan rencana itu dibatalkan sebab Rusia tidak mau menerima tim pemantau pada waktu yang tepat dan dalam cara yang kooperatif.

Presiden Putin mengatakan kepada beberapa kantor berita hari Senin bahwa ia mempunyai informasi menunjukkan Departemen Luar Negeri Amerika menganjurkan OSCE jangan mengirim pemantau. Ia menambahkan Moskow akan mengemukakan informasi itu apabila berurusan dengan Washington.

OSCE hari Senin membantah tuduhan itu dan menjelaskan kedatangan tim pemantau dibatalkan sebab Rusia menunda pemberian visa masuk kepada pemantau dan secara sepihak mengurangi jumlah visa pemantau dari 400 menjadi 79.

Dalam komentarnya tanggal 16 bulan ini jurubicara Departemen Luar Negeri Amerika Sean McCormack menyebut penundaan itu menyedihkan.

XS
SM
MD
LG