Tautan-tautan Akses

Negroponte Desak Presiden Musharraf Cabut UU Darurat di Pakistan


Seorang diplomat tinggi Amerika telah mendesak Presiden Pakistan mencabut undang-undang keadaan darurat, membebaskan tahanan politik dan mundur dari jabatan pimpinan angkatan darat. Deputi Menteri Luar negeri Amerika John Negroponte mengatakan dia mengatakan kepada Presiden Pervez Musharraf bahwa keadaan darurat tidak sesuai dengan pemilu bebas, adil dan dapat dipercaya.

Negroponte mengatakan itu dalam konferensi pers hari ini di Kedutaan Besar Amerika di Islamabad sebelum meninggalkan ibukota Pakistan itu. Dia bertemu dengan Jenderal Musharraf di Islamabad hari Sabtu.

Para pejabat Pakistan mengatakan Presiden Musharraf memberitahu Negroponte, undang-undang keadaan darurat tidak akan dicabut sampai situasi keamanan membaik di Pakistan. Deputi militer jenderal itu, Jenderal Asfaq Kayani, juga hadir dalam pertemuan hari Sabtu itu. Dia secara luas diperkirakan akan mengambilalih pimpinan angkatan darat saat Presiden Musharraf melepaskan jabatan itu.

Dalam perkembangan lainnya, para pejabat Pakistan mengatakan angka kematian dalam bentrokan sektarian di Pakistan baratlaut telah meningkat menjadi 61, dan lebih 100 lainnya luka-luka.

Menurut para pejabat, bentokan itu berawal hari Jumat sewaktu orang-orang bersenjata tidak dikenal melepaskan tembakan di Parachinar, kota utama di wilayah kesukuan Kurram dekat perbatasan Afganistan. Dikatakan, bentrokan antara Muslim Sunni dan Syiah yang berseteru telah berlanjut sejak itu.

Pihak berwenang telah memberlakukan larangan keluar rumah sampai batas yang tidak ditentukan di bagian-bagian kota itu.

Sementara itu, militer Pakistan mengatakan sedang bersiap untuk melancarkan operasi besar di Lembah Swat Pakistan baratlaut untuk membersihkan kaum militan yang telah menyusup dari wilayah-wilayah sepanjang perbatasan Afganistan.

XS
SM
MD
LG