Tautan-tautan Akses

Menlu Rusia Sergei Lavrov Lakukan Kunjungan ke Teheran


Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov sedang mengunjungi Teheran ditengah-tengah semakin besarnya perbedaan antara Moskow dan Barat seputar program nuklir Iran.

Pejabat Iran mengatakan Lavrov akan mengadakan pembicaraan dengan Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad.

Juga hari ini, Cina menolak seruan Israel untuk memberlakukan sanksi lebih banyak terhadap Iran karena menolak menghentikan kegiatan nuklir yang sensitif. Menteri Luar negeri Israel Tzipi Livni mendesak agar diberlakukan tambahan sanksi ketika berkunjung selama tiga hari di Beijing, yang diakhirinya hari ini.

Jurubicara Kementerian Luar Negeri Cina Liu Jian-chao mengatakan negara-negara lain berusaha berdialog dengan Teheran guna memecahkan isu ini dan sanksi-sanksi harus dicegah untuk mencegah keruwetan lebih jauh.

Cina dan Rusia dua-duanya anggota DK yang memiliki hak veto, enggan mendukung resolusi sanksi PBB ke tiga terhadap Iran. Kantor Berita Iran melaporkan Ahmadinejad menyebut sanksi Amerika baru-baru ini dangkal dan mengatakan Teheran tidak akan tunduk pada tekanan dari Washington.

Secara terpisah, Kantor Berita Iran yang setengah resmi, Fars, melaporkan sekitar 59 orang telah melakukan unjuk rasa menentang Presiden Mahmoud Ahmadinejad disebuah universitas di Teheran.

Kantor berita itu mengutip kepala milisi agama Basij di universitas Allameh Tabatabai, Alireza Baligh, mengatakan pengunjuk rasa mendobrak sebuah pintu dan masuk sekolah itu hari Selasa.

Baligh mengatakan para pengunjuk rasa baku hantam dengan para mahasiswa dan menuntut pembebasan mahasiswa yang ditangkap sebelumnya dengan tuduhan menyebar luaskan gambar-gambar anti Islam dalam koran-koran mahasiswa.

Tak ada laporan segera mengenai yang luka-luka dan tak ada komentar dari Universitas. Mahasiswa dan para akademisi telah mengecam presiden karena membrangus oposisi di kampus-kampus Iran, sebuah tuduhan yang dibantah oleh Presiden.

XS
SM
MD
LG