Tautan-tautan Akses

Partai Oposisi Utama India Tuntut Pemerintah Minta Maaf


Partai oposisi utama di India hari Sabtu menuntut permintaan maaf dari pemerintah terkait dengan sebuah produk hukum yang mempertanyakan keberadaan dewa agama Hindu.

Partai Bharatiya Janata menyetujui resolusi itu yang mengecam pemerintah karena mengeluarkan pernyataan pengadilan yang mengatakan tidak ada bukti sejarah yang mendukung adanya Dewa Rama.

Survei arkeologi India menyampaikan pernyataan kontroversial itu kepada Mahkamah Agung dalam upaya meng-golkan pembangunan terusan bagi lalu lintas kapal di India selatan.

Sebagian umat Hindu menolak proyek itu, dengan mengatakan proyek itu akan menghancurkan yang oleh masyarakat setempat disebut sebagai jembatan, yakni kawasan air dangkal dengan rangkaian batu kapur sepanjang 50 kilometer.

Umat Hindu percaya jembatan itu dibangun oleh kawanan kera untuk membantu titisan Dewa Wisnu, Rama menyeberang ke Sri Lanka dalam upaya menyelamatkan istri-nya yang diculik.

India adalah negara dengan sekitar 900 juta warga beragama Hindu.

XS
SM
MD
LG