Tautan-tautan Akses

15 Tewas Dalam Serangan di Thailand Selatan


Para pejabat mengatakan kaum militan menewaskan 10 pasukan yang disewa pemerintah dalam serangan di kawasan selatan Thailand yang resah. Pejabat-pejabat militer mengatakan serangan bom jalan terjadi Kamis malam ketika tentara para-militer melakukan patroli di sebuah kawasan di provinsi Yala.

Dalam kekerasan lain, para pejabat mengatakan orang-orang bersenjata hari Kamis melepaskan tembakan ke sebuah masjid di provinsi Songkhla, menewaskan lima penduduk desa Muslim. Dalam perkembangan terpisah, polisi Thailand mengatakan mereka menahan lima pemuda untuk di-interogasi mengenai serangan bom terkoordinasi baru-baru ini di Songkhla. Hari Ahad, serangkaian bom meledak di kawasan komersial Hat Yai, menewaskan seorang dan mencederai 12 lainnya.

Sementara itu, PM Thailand yang terguling, Thaksin Shinawatra, menyerukan kepada anggota-anggota bekas partainya agar menerima keputusan pengadilan yang memerintahkan pembubaran partai itu. Dalam sepucuk surat oleh pengacaranya di Bangkok hari ini, mantan PM Thailand yang hidup di pengasingan itu juga minta maaf atas keputusan pengadilan terhadap Partai Thai Rak Thai, yang dituduh melakukan kecurangan dalam pemilu. Seorang mantan jurubicara pemerintahan Thaksin mengatakan mantan perdana menteri itu menganggap keputusan itu terlalu keras.

Di Bangkok hari Kamis, kurang lebih 500 pendukung Thaksin melakukan protes terhadap keputusan pengadilan itu. Mahkamah Konstitusi hari Rabu menyatakan anggota-anggota partai Thai Rak Thai bersalah melakukan pelanggaran pemilu dan penyuapan dalam pemilu April 2006. Pengadilan melarang Thaksin dan 110 anggota lainnya melakukan kegiatan politik selama lima tahun.

XS
SM
MD
LG