Tautan-tautan Akses

Konferensi Irak Berakhir Tanpa Pertemuan Tingkat Tinggi AS-Iran


Konferensi internasional mengenai Irak berakhir Jumat kemarin tanpa pertemuan tingkat tinggi antara Amerika dan Iran. Para pejabat Irak tadinya berharap para diplomat tertinggi dari Iran dan Amerika Serikat akan bertemu di luar acara konferensi. Pertemuan yang terjadi hanya pada tingkat dutabesar. Gedung Putih Jumat mengatakan dutabesar Amerika untuk Irak, Ryan Crocker, bertemu beberapa menit dengan Wakil Menteri Luar Negeri Iran. Pada akhir konferensi di Sharm El-Sheik, Mesir, Menteri Luar Negeri Amerika Condoleezza Rice meminta kepada Iran agar berhenti mempersenjatai kaum ekstrimis dan jangan mendukung terorisme di Irak.

Menteri Luar Negeri Iran Manocuhehr Mottaki menyalahkan Amerika atas penderitaan Irak, dengan mengatakan pendudukan di Irak hanya memperburuk keadaan. Sementara Menlu Irak Hoshyar Zebari menyatakan kecewa bahwa kedua pihak tidak dapat menyelesaikan perselisihan demi masa depan Irak. Tetapi, Zebari juga mengatakan ia berpendapat kontak yang terjadi adalah perkembangan positif. Rice mengatakan dia menganggapnya suatu terobosan karena Amerika Serikat berada dalam satu ruangan dengan semua tetangga Irak.

Sementara, secara terpisah para pejabat Irak menyatakan, ledakan bom pinggir jalan di Baghdad, Jumat kemarin, menewaskan 5 polisi Irak. Dalam serangan lain, ledakan bom-mobil dekat masjid Shiah di Hillah, di sebelah selatan Baghdad, menewaskan sedikitnya satu orang. Militer Amerika mengumumkan tewasnya 5 tentara Amerika dan seorang penerjemah Irak. Ledakan di Baghdad Kamis baru lalu menewaskan 4 tentara dan penerjemah itu.

Seorang tentara Amerika tewas Jumat kemarin terkena ledakan bom pinggir-jalan di provinsi Anbar. Secara terpisah, para pejabat militer mengatakan, pasukan koalisi menahan 16 tersangka teroris di daerah Sadr, Baghdad. Kata para pejabat, mereka yang ditangkap itu adalah para tersangka yang menyelundupkan ke Irak bom-bom buatan Iran anti kendaraan lapis baja.

XS
SM
MD
LG