Tautan-tautan Akses

Wiranto Bantah Tuduhan Pelanggaran Besar HAM Terjadi di Timor Timur


Mantan Panglima ABRI Jenderal Purnawirawan Wiranto membantah tuduhan bahwa pelanggaran besar HAM terjadi di Timor Timur sebelum pemilu untuk kemerdekaan Timor Timur tahun 1999.

Jenderal Purnawirawan Wiranto mengatakan kepada Komisi Kebenaran dan persahabatan waktu itu tidak ada rencana luas atau sistimatis untuk menyerang penduduk sipil sebelum pemilu. Jenderal Wiranto yang pada waktu itu menjadi Menteri Pertahanan mengatakan, tindak kekerasan itu merupakan kelanjutan dari perang saudara pada tahun 1974, dan hendaknya dianggap sebagai kejahatan biasa.

Tindak kekerasan meletus di Timor Timur yang waktu itu dikuasai Indonesia setelah penduduk dengan selisih suara sangat besar memilih memisahkan diri dan merdeka. Milisi Timor Timur yang anti kemerdekaan dan didukung oleh Militer Indonesia mulai melakukan usaha kekerasan besar-besaran sebelum pasukan pemeliharan perdamaian internasional tiba dalam bulan September 1999.

Mereka menewaskan kurang lebih 1400 orang Timor Timur dan memaksa 300.000 orang lainnya untuk masuk ke Provinsi Timor Barat wilayah Indonesia sebagai pengungsi.

XS
SM
MD
LG