Tautan-tautan Akses

AS Membela Keputusannya Memberi Visa Kepada Kepala Kepolisian Kamboja


Amerika Serikat membela keputusannya memberi visa kepada kepala kepolisian nasional Kamboja, walaupun dituduh tersangkut dalam kekerasan politik.

Seorang jurubicara Departemen Luar Negeri Amerika mengatakan ada alasan yang sangat mendesak untuk mengizinkan Jenderal Hok Lundy untuk menghadiri pertemuan kontra-terorisme di Washington pekan ini yang dijamu oleh Biro Penyelidikan Federal Amerika atau F-B-I.

Ia mengakui bahwa Hok Lundy pernah ditolak visa di masa lampau karena tuduhan bahwa ia terlibat dalam perdagangan manusia.

Namun, ia mengatakan tidak ada alasan hukum untuk tidak mengikut-sertakannya dalam pertemuan pekan ini.

Organisasi HAM “Human Rights Watch” meminta kepada Departemen Luar Negeri Amerika agar membatalkan visa itu. Organisasi tersebut mengatakan Hok Lundy dituduh tersangkut dalam serangan granat maut tahun 1997 terhadap rapat umum anti-pemerintah di ibukota Kamboja, Phnom Penh. F-B-I menyerbut serangan itu tindak terorisme.

XS
SM
MD
LG