Tautan-tautan Akses

Tentara Filipina Tewaskan Delapan Pemberontak Muslim di Pulau Jolo


Tentara Filipina menewaskan delapan orang pemberontak muslim dan merebut dua kamp front pembebasan nasional Moro di pulau Jolo. Kata pejabat militer, serangan itu terjadi di selatan pulau Jolo sebagai pembalasan atas serangan kelompok Moro dekat kota Panamao Jumat malam, yang menewaskan dua orang tentara dan seorang anak kecil.

Para pejabat militer mengatakan serangan hari Minggu ini dimaksudkan untuk menangkap Habier Malik, komandan Front Pembebasan Nasional Moro (MNLF), serta para pengikutnya.

Mayor Eugene Batara mengatakan Malik meloloskan diri, namun dipercaya kelompoknya telah mengalami banyak korban. MNLF dituduh membunuh dua orang tentara dan seorang anak dalam serangan di pos maritime terdepandekan kota Panamao hari Jumat dan Sabtu.

Batara mengatakan tidak jelas apa yang memicu serangan itu. Malik mempermalukan angkatan darat bulan Februari lalu ketika dia menahan para pemimpin pemerintah dan militer sebagai sandera. Para sandera dibebaskan tanpa dicederai. MNLF menandatangani perjanjian gencatan senjata dengan pemerintah 11 tahun lalu, namun sejak itu hubungan antar mereka tetap tegang.

Front pembebasan nasional Moro mengadakan perjanjian gencatan senjata dengan pemerintah Filipina tahun 1996 tapi hubungan antara keduanya terus tegang.

XS
SM
MD
LG